YLBHI Kecam Penyerangan Mahasiswa Katolik saat Doa Rosario di Tangsel, Negara Gagal Lindungi Warganya!

Rabu, 8 Mei 2024 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkap layar penyerangan mahasiswa Katolik yang tengah berdoa Rosario di kos-kosan mereka di Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (5/5/2024) malam. (Tajukflores.com).

Tangkap layar penyerangan mahasiswa Katolik yang tengah berdoa Rosario di kos-kosan mereka di Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (5/5/2024) malam. (Tajukflores.com).

Jakarta – Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mengecam keras tindakan intoleransi dan kekerasan yang menimpa para mahasiswa Katolik Universitas Pamulang (Unpam) saat menjalankan doa Rosario di indekos mereka di Tangsel, Banten, pada Minggu (5/5) malam.

Ketua Umum YLBHI, Muhamad Isnur, menegaskan bahwa penyerangan terhadap mahasiswa Katolik yang sedang berdoa merupakan kejahatan intoleransi yang tidak boleh dibiarkan.

Ia mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini dan memastikan adanya penegakan hukum yang adil dan transparan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mengecam tindakan diskriminasi dan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh kelompok intoleran kepada sejumlah Mahasiswa Katolik Universitas Pamulang,” kata Isnur dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (8/5).

Baca Juga:  Bayang-bayang Pemakzulan: Menelisik Kemungkinan Lengsernya Jokowi

YLBHI juga mempersoalkan sikap Ketua RT bernama Diding yang justru melakukan tindakan yang memancing kebencian antarumat beragama, disertai kekerasan.

Padahal, lanjut Isnur, sebagai elemen negara dalam lingkup terkecil, kepengurusan RT sebagaimana diatur dalam Pasal 5 Peraturan Menteri dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2018 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Lembaga Adat Desa, memiliki tugas dan mandat yang salah satunya ialah menanamkan dan memupuk rasa persatuan dan kesatuan masyarakat.

Lembaga ini memandang tindakan pelarangan terhadap sejumlah mahasiswa yang beribadah di ruang privat merupakan sikap yang bertentangan dengan prinsip pemenuhan, perlindungan, dan penghormatan hak atas kemerdekaan beragama atau berkeyakinan sebagaimana bunyi Pasal 29 Ayat (2) UUD NRI 1945 dan Pasal 22 Ayat (1) dan (2) Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.

Baca Juga:  Dukung Keamanan di Kota Wisata Labuan Bajo, Polri Siapkan 1 Kapal KP Kresna-7004

Menurut Isnur, dalam berbagai peristiwa, tindakan kekerasan yang dilakukan oleh suatu kelompok terhadap kelompok lain yang berbeda agama/keyakinan, seringkali menyebabkan konflik sektarian yang meluas.

Ia mengatakan konflik internasional antarumat beragama/berkeyakinan di Timur Tengah dapat memberikan gambaran yang mengerikan tentang bagaimana kekerasan menjadi hal yang lumrah dan negara terjerumus menjadi negara gagal (failed states). Sebba, kata dia, negara tidak mampu menjalankan fungsinya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Rayen Putra Perdana

Editor : Marcel Gual

Baca juga berita kami di:

Berita Terkait

Jampidsus Dibuntuti Anggota Densus, Dugaan IPW Terkait Kasus Korupsi Timah
Bertentangan dengan Kosntitusi, Alasan PDIP Tak Undang Jokowi dan Keluarga ke Rakernas
Prabowo Sebut Sejumlah Media di Indonesia Pentingkan Bisnis Ketimbang Kepentingan Rakyat
Penjelasan Lengkap Bupati Mabar Edi Endi Soal Tudingan Tak Laporkan LHKPN Tahun 2023
Komisi II DPR Setujui Perbawaslu Pilkada 2024, Atur Soal Pengawasan ASN dan PJ Kepala Daerah
Nadiem Makarim Pastikan Hentikan Kenaikan UKT Tak Rasional di PTN
UKT Mahasiswa Mahal, DPR: Tak Harus Kuliah di Perguruan Tinggi Negeri!
Viral Pj Bupati Kupang Marahi Pegawai ASN PPPK yang Swafoto: Saya Pecat Kalian Memang!
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Mei 2024 - 11:21 WIB

Terjawab! Apa 3 Tantangan Paling Sulit yang Akan Anda Hadapi Dalam Melakukan Perubahan, PDF 10 Tantangan PMM

Jumat, 24 Mei 2024 - 20:01 WIB

Sotagasur Artinya Apa yang Viral di TikTok, Simak Arti Kata Sotagasur Dalam Bahasa Gaul

Rabu, 22 Mei 2024 - 16:11 WIB

Gratis Download PDF Contoh Soal Tes Wawancara PPS Pilkada 2024

Selasa, 21 Mei 2024 - 17:48 WIB

Bagaimana Bank Dapat Menjaga Keseimbangan Antara Perlindungan Privasi Nasabah dan Kewajiban Moral atau Etis untuk Membantu Nasabah

Selasa, 21 Mei 2024 - 16:58 WIB

Download PDF Makalah Tentang Peran Mahasiswa Dalam Mewujudkan Indonesia Maju

Senin, 20 Mei 2024 - 11:26 WIB

Cara Mencari Siaran K Vision Agar Tertangkap Semua

Sabtu, 18 Mei 2024 - 17:17 WIB

Kunci Jawaban Modul 3.2 3.4 3.6 3.8 3.10 Pelatihan Microlearning : Membuat Projek P5PPRA di Pintar Kemenag

Sabtu, 18 Mei 2024 - 14:52 WIB

Contoh Teks MC Peringatan Hari Kebangkitan Nasional atau Harkitnas 20 Mei 2024

Berita Terbaru