News

11 Rumah Sakit Rujukan Corona di NTT Kekurangan APD

Selasa, 24/03/2020 09:36 WIB

Coronavirus (Foto: Pixabay)

Kupang , Tajukflores.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Kepala Dinas Kesehatan Dominikus Minggu Mere, Senin (23/3) mengakui kekurangan alat pelindung diri (APD) untuk rumah sakit rujukan pasien virus corona di NTT.

“Sesuai hasil rapat koordinasi (Rakor) yang diikuti seluruh Sekda kabupaten dan kota, beberapa poin penting sudah disepakati berdasarkan keluhan di lapangan adalah kekurangan APD," kata Dominikus mengutip Kompas.com.

Rencana kebutuhan APD tersebut akan disusun Pemerintah Provinsi NTT.

Dominikus telah menghitung kebutuhan APD di Provinsi NTT. Kebutuhan itu tak cuma di rumah sakit provinsi, tapi juga rumah sakit kabupaten yang telah ditunjuk jadi rumah sakit rujukan.

"Karena hal ini sudah masuk dalam kriteria bencana, artinya bahwa kita sudah harus mengambil langkah-langkah seperti menyiapkan anggaran tak terduga,” ujar Dominikus.

Dia menilai perlu adanya langkah strategis dan kordinasi efektif antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten atau kota di NTT.

Dominikus meminta sekretaris daerah kabupaten atau kota memfasilitasi pembentukan gugus tugas penanganan Covid-19 di wilayah masing-masing.

"Agar komando dalam mengatasi problem besar ini bisa diambil alih oleh suatu koordinasi yang kuat, dalam hal ini sekretaris daerah," ujarnya.

Sebelumnya, terdapat tiga rumah sakit yang ditunjuk menjadi rujukan pasien penanganan virus corona, yakni RSUD WZ Johannes Kupang, RS TC Hillers Maumere, dan RSUD Komodo Labuan Bajo.

Belakangan, Pemprov NTT menambah delapan rumah sakit rujukan. Sehingga, terdapat 11 rumah sakit rujukan di NTT.

 

Oleh : Fersin Waku

Artikel Terkait