News

PSU Sabu Raijua, Kapolda NTT Ancam Tindak Tegas Pelaku Anarkis

Jum'at, 02/07/2021 13:11 WIB

Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif saat menyambut kedatangan personel Brimod dari mabes Polri di Kupang. Antara/Ho

Kupang, Tajukflores.com - Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif mengancam akan menindak tegas warga yang anarkis pada pemungutan suara ulang (PSU) di Kabupaten Sabu Raijua.

"Semoga tidak ada PSU lagi, kalau ada yang anarkis pasti saya akan tindak tegas. Karena ini pilihannya adalah jangan sampai ada rakyat yang menderita" kata Lotharia kepada wartawan di Kupang, Jumat (2/7).

Lotharia mengaku sudah mendapat informasi dari Kapolres Sabu Raijua terkait kondisi keamanan menjelang PSU. Dia berharap, proses PSU berjalan lancar sehingga warga setempat dapat menggunakan hak suaranya dengan baik.

"Tadi pagi saya mendapat laporan dari Kapolres situasi disana cukup kondusif, para personel BKO sudah kita geser ke sana. Saya minta rekan-rekan pers membantu menyuarakan agar tidak ada lagi PSU sehingga dapat menemukan sosok pemimpin yang baru bagi di kabupaten tersebut," ujar Lotharia.

Dalam rangka kelancaran pelaksanaan pengamanan PSU di Kabupaten Sabu Raijua, sebanyak 172 orang personel Polda NTT yang diambil dari Satker Mapolda NTT diperintahkan Kapolda Lotharia untuk melaksanakan tugas BKO (Bantuan Kendali Operasi) Polres Sabu Raijua.

Dia menegaskan agar seluruh personel Polri tetap menjaga netralitas, dengan tidak berpihak kepada kelompok tertentu, dalam memberikan pelayanan maupun tindakan kepolisian lainnya, selama berlangsungnya tahapan-tahapan PSU di Sabu Raijua.

Oleh : Grace Seran

Artikel Terkait