Politik

Wanita NTT Amye Un Tetap Bangga Meski Gagal Jadi Wali Kota Darwin

Jum'at, 10/09/2021 11:56 WIB

Amye Un, perempuan asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT mencalonkan diri sebagai wali kota Darwin Australia 2021. Foto: Tajukflores.com/Ist

Jakarta, Tajukflores.com - Amye Un, wanita asal NTT gagal menjadi Wali Kota Darwin Northern Territory, Australia pada pemilihan yang digelar pada Sabtu (28/8) lalu. Meski kalah, Amye Un mengaku bangga dengan perjuangannya.

Terdapat enam orang yang bertarung memperebutkan kursi nomor satu di daerah paling utara Benua Australia itu.

Mereka ialah Kon Vatskalis, Amye Un, Gary John Haslett, Calvin Donaldson, Leah Potter dan Robin Lawrence.

Berdasarkan hasil pemilihan, Amye Un berada di posisi kedua dengan perolehan 3.405 suara. Ia kalah dari calon wali kota petahana Kon Vatskalis, yang meraup 15.850 suara.

Meski kalah, Amye tetap berpeluang menduduki jabatan sebagai Alderman atau Town Council yakni sebagai penata kota.

"Tugas kami nanti kami bekerja sama dengan wali kota terpilih, untuk menata Kota Darwin," ujar Amye, Kamis (9/9), mengutip Kompas.com.

Amye mengaku bangga karena mengalahkan empat pesaingnya yang lain meski ia menelan kekalahan. Dengan rician suara, Leah Potter (3.250 suara), Gary John Haslett (2.699 suara), Robin Lawrence (1.705 suara) dan Calvin Donaldson (367 suara).

Menurut Amye, hasil ini adalah buah dari kerja kerasnya bersama tim. Baginya, hasil ini sangat membanggakan, karena dirinya baru pertama mengikuti pemilihan wali kota.

"Walaupun baru pertama kali maju, tapi sudah langsung menduduki posisi kedua, sehingga bagi saya ini adalah satu prestasi terbaik," ujar Amye.

Amye mengaku, masih akan tetap mengikuti pemilihan wali kota empat tahun mendatang. "Saya akan terus mengikuti pemilihan wali kota sampai saya menang," ujar Amye.

Oleh : Alex K

Artikel Terkait