Bunuh Istri dan Pukul Kepala Anak dengan Palu, Warga Manggarai Terancam Penjara Seumur Hidup

Sabtu, 2 Desember 2023 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fakta pembunuhan istri di Manggarai. Ismail membunuh istrinya, Fitriani lalu membakarnya beserta rumah mereka. Foto kolase Ismail dan korban Fitriani (Tajukflores.com/Istimewa)

Fakta pembunuhan istri di Manggarai. Ismail membunuh istrinya, Fitriani lalu membakarnya beserta rumah mereka. Foto kolase Ismail dan korban Fitriani (Tajukflores.com/Istimewa)

Tajukflores.com – Ismail (31), pelaku pembunuhan istri di Reo, Kecamatan Reok, Manggarai, Flores terancam hukuman penjara seumur. Perbuatannya sangat sadis yakni memukul kepala istrinya, Ftriani alias FY dengan palu berkali-kali dan membakarnya saat korban dalam kondisi mengerang kesakitan.

Selain itu, pelaku juga memukul kepala anak mereka dengan palu dan membekapnya di dalam kamar mandi. Hal itu dilakukan agar perbuatannya terhadap korban Fitriani tak diceritakan kepada orang lain.

Atas perbuatannya, Ismail dijerat dengan pasal berlapis yakni Pasal 187 ayat (3) KUHP Jo Pasal 44 ayat (3) Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2004 tetang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasal 187 KUHP ayat 3 menyebutkan “Barang siapa dengan sengaja menimbulkan kebakaran, ledakan atau banjir, diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun, jika karena perbuatan tersebut di atas timbul bahaya bagi nyawa orang lain dan mengakibatkan orang mati.”

Sementara itu, Pasal 44 ayat (3) UU Nomor 23 Tahun 2004 tetang Penghapusan KDRT berbunyi, “Setiap orang, yang melakukan perbuatan kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga mengakibatkan matinya korban dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun atau denda paling banyak Rp 45.000.000,00 (empat puluh lima juta rupiah).”

Fitriani ditemukan tewas mengenaskan pada Selasa, 28 November 2023. Jenazah korban ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan yakni hangus terbakar.

Baca Juga:  Randy Pinjam Sekop Kubur Jenazah Astri dan Lael, Polda NTT Dalami Keterlibatan Pelaku Lain

Menurut keterangan Polres Manggarai, Ismail membunuh istrinya dengan cara menganiaya korban terlebih dahulu. Pelaku awalnya memukul korban dengan menggunakan palu di bagian kepala secara berulang kali.

Menurut polisi, sebelum membunuh istrinya, Ismail memang kerap menganiaya korban.

Hal tersebut diketahui berdasarkan keterangan ayah kandung korban bernama Tadu Ahmad. Saat ini, Tadu ada kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut mengenai kasus pembunuhan dan pembakaran terhadap korban.

“Pelaku diduga melakukan penganiayaan terhadap saudari FY di dalam kamar di rumah pelaku menggunakan sebuah palu yang berada di dalam kamar dengan cara memukul pada bagian kepala korban secara berulang kali,” kata Humas Polres Manggarai, Ipda I Made Budiarsa, Sabtu, 2 Desember 2023.

Menurut Budiarsa, selain korban Fitriani, anak mereka yang masih kecil berinisial S juga dianiaya Ismail. Pelaku menganiaya S lantaran menyaksikan perbuatan kejinya terhadap Fitriani.

Awalnya, S yang saat itu masih tertidur mendengar ibunya berteriak kesakitan. S kemudian terbangun dan menyaksikan perbuatan kejinya terhadap korban.

“Pelaku juga melakukan penganiayaan terhadap anak S yang berada di dalam kamar. Saat anak korban sedang tertidur anak korban mendengar teriakan dari saudari FY sehingga anak korban bangun dan menyaksikan saudari F Y yang telah di aniaya oleh saudara I,” tutur Budiarsa.

Baca Juga:  Warga Inggris Masih Tutup Akses Jalan ke Lahan Milik Plataran di Sumba Barat

Budiarsa mengatakan, Ismail jadi gelap mata saat perbuatannya disaksikan oleh sang anak. Ia pun menganiaya S dengan dengan menggunakan palu yang di gunakan untuk menganiaya saudari Fitriani dengan cara memukul pada bagian kepala anaknya.

Selanjutnya pelaku mengambil kompor yang berisi minyak tanah dan menyiramkan ke arah korban Fitriani yang saat itu masih merintih kesakitan.

“Lalu pelaku menyalakan pemantik gas sehingga api mulai menyebar dan mengenai kaki dari anak korban,” kata Budiarsa.

Setelah api menyebar, Ismail lalu membawa anaknya ke dalam kamar mandi membekap mulut anaknya. Beruntung, korban tak jadi dibunuh ayahnya lantaran api telah membesar dan membakar rumah.

“Ketika nyala api semakin membesar pelaku mengangkat anak korban sambil mengambil parang yang berada di dalam rumah kemudian membawanya keluar,” ucap Budiarsa.

Saat di luar rumah, kata Budiarsa, pelaku bertemu dengan ayah dan sudari kandung korban, Tadu Ahmad dan Siti Nurhayati. Pelaku kemudian mengeluarkan parang dari dalam sarungnya dan mengancam Tadu Ahmad, namun dihalangi oleh Siti Nurhayati,

“Setelah itu pelaku melarikan diri ke arah hutan, sedangkan terhadap saudari FY dibiarkan terbakar di dalam rumah,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Robintinus Gun

Editor : Marcel Gual

Berita Terkait

Menyerahkan Diri ke Polisi, Driver Ojol Pelaku Pencabulan Anak di Serang Ternyata Sarjana Ilmu Komputer
2 Spesialis Pencurian Rumah Kosong di Labuan Bajo Dibekuk Tim Jatanras Komodo
Anggota Polda NTT Nikahi Wanita Lain Usai Hamili Pacar Dua Kali, Kini Terancam Dipecat
Bersih-bersih di Polda Jabar, 28 Personel Polisi Dipecat Tidak Hormat
Sosok Kapolsek di NTT yang Diciduk Selingkuh dengan Polwan, Diduga Pernah Jadi Polisi Teladan Tingkat Nasional
Simpan Narkoba di Bungkus Rokok, 2 Montir di Labuan Bajo Diciduk Polisi
Propam Tangkap Kapolsek di Sabu Raijua NTT, Diduga Selingkuh dengan Polwan
Kronologi Siswa SD Dicabuli Driver Ojol di Rumah Kosong di Serang, Dijemput Saat Pulang Sekolah
Berita ini 107 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Maret 2024 - 12:08 WIB

Potensi Ridwan Kamil Maju di Pilkada DKI Jakarta

Senin, 4 Maret 2024 - 16:28 WIB

PSI Jadi Bulan-bulan Netizen, Partai Salah Input Trending di X

Sabtu, 2 Maret 2024 - 11:44 WIB

KPU: Pilkada Serentak 2024 Tetap Digelar 27 November

Jumat, 1 Maret 2024 - 10:36 WIB

MK: Pilkada Serentak 2024 Tetap Digelar November, Tak Boleh Diubah!

Kamis, 29 Februari 2024 - 13:48 WIB

Sidang Kabinet Bahas Program Makan Siang Gratis, TPN: Aneh, Janji Prabowo Dibayar Jokowi

Kamis, 29 Februari 2024 - 13:31 WIB

Connie Bakrie Soroti Dasar Hukum Jokowi Beri Gelar Jenderal Kehormatan kepada Prabowo

Kamis, 29 Februari 2024 - 12:24 WIB

KPK Belum Ambil Sikap Terhadap Program Makan Siang Gratis

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:54 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Pemberian Gelar Jenderal Kehormatan kepada Prabowo

Berita Terbaru

Cara Melacak Nomor HP Tanpa Aplikasi

Tips & Trick

Terbongkar! Cara Melacak Nomor HP Penipu Tanpa Aplikasi

Selasa, 5 Mar 2024 - 15:06 WIB

Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Presiden Jokowi di IKN. Foto: Twitter AHY

Nasional

AHY Ngaku Dapat Arahan Khusus Jokowi Siapkan Lahan IKN

Selasa, 5 Mar 2024 - 14:21 WIB