Usai Bunuh Istri, Ismail Coba Minum Racun dan Gorok Lehernya Sendiri

Sabtu, 2 Desember 2023 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ismail, pelaku pembunuhan istri di Reo, Manggarai, Flores. Foto: Tajukflores.com/Istimewa

Ismail, pelaku pembunuhan istri di Reo, Manggarai, Flores. Foto: Tajukflores.com/Istimewa

Tajukflores.com – Satuan Reskrim Polres Manggarai menangkap Ismail (31), pelaku penganiayaan dan pembunuhan istrinya sendiri, Fitriani di Reo, Kabupaten Mangggarai, Flores, NTT. Ternyata, setelah membunuh istrinya, Ismail berusaha untuk bunuh diri dengan cara meminum racun dan menggorok lehernya sendiri.

“Setelah kejadian, pelaku sempat melakukan percobaan bunuh diri dengan meminum cairan Tuksedon dan menggorok lehernya,” kata Humas Polres Manggarai, Ipda I Made Budiarsa pada Sabtu, 2 Desember 2023.

Menurut Budiarsa, polisi menangkap Ismail tak lama setelah membakar istrinya di dalam rumah. Terungkap juga bahwa sebelum membunuh korban secara sadis, pelaku juga kerap menganiaya korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelaku sudah sering melakukan penganiayaan terhadap korban dan sudah menjadi kebiasaan dari pelaku,” kata Budiarsa.

Sebelumnya, Budiarsa membeberkan kronologi pembunuhan yang dilakukan pelaku terhadap korban, Fitriani. Menurut Budiarsa, Ismail menganiaya korban dengan cara memukulnya dengan menggunakan palu di bagian kepala secara berulang kali.

pembunuhan istri manggarai
Satuan Reskrim Polres Manggarai menangkap Ismail, pelaku pembunuhan istri di Reo, Manggarai, Flores. Foto: Humas Polres Manggarai

Hal tersebut diketahui berdasarkan keterangan ayah kandung korban bernama Tadu Ahmad. Saat ini, Tadu ada kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut mengenai kasus pembunuhan dan pembakaran terhadap korban.

Baca Juga:  Tampang Khoiri, Mertua Bejat yang Gorok Leher Menantunya

“Pelaku diduga melakukan penganiayaan terhadap saudari FY di dalam kamar di rumah pelaku menggunakan sebuah palu yang berada di dalam kamar dengan cara memukul pada bagian kepala korban secara berulang kali,” kata Budiarsa.

Menurut Budiarsa, selain korban Fitriani, anak mereka yang masih kecil berinisial S juga dianiaya Ismail. Pelaku menganiaya S lantaran menyaksikan perbuatan kejinya terhadap Fitriani.

Awalnya, S yang saat itu masih tertidur mendengar ibunya berteriak kesakitan. S kemudian terbangun dan menyaksikan perbuatan kejinya terhadap korban.

“Pelaku juga melakukan penganiayaan terhadap anak S yang berada di dalam kamar. Saat anak korban sedang tertidur anak korban mendengar teriakan dari saudari FY sehingga anak korban bangun dan menyaksikan saudari F Y yang telah di aniaya oleh saudara I,” tutur Budiarsa.

Budiarsa mengatakan, Ismail jadi gelap mata saat perbuatanya disaksikan oleh sang anak. Ia pun menganiaya S dengan dengan menggunakan palu yang di gunakan untuk menganiaya saudari Fitriani dengan cara memukul pada bagian kepala anaknya.

Baca Juga:  ICJR Soroti Kasus Tersangka Pencurian Meninggal Diduga karena Disiksa Polisi

Selanjutnya pelaku mengambil kompor yang berisi minyak tanah dan menyiramkan ke arah korban Fitriani yang saat itu masih merintih kesakitan.

“Lalu pelaku menyalakan pemantik gas sehingga api mulai menyebar dan mengenai kaki dari anak korban,” kata Budiarsa.

Setelah api menyebar, Ismail lalu membawa anaknya ke dalam kamar mandi membekap mulut anaknya. Beruntung, korban tak jadi dibunuh ayahnya lantaran api telah membesar dan membakar rumah.

“Ketika nyala api semakin membesar pelaku mengangkat anak korban sambil mengambil parang yang berada di dalam rumah kemudian membawanya keluar,” ucap Budiarsa.

Saat di luar rumah, kata Budiarsa, pelaku bertemu dengan ayah dan sudari kandung korban, Tadu Ahmad dan Siti Nurhayati. Pelaku kemudian mengeluarkan parang dari dalam sarungnya dan mengancam Tadu Ahmad, namun dihalangi oleh Siti Nurhayati,

“Setelah itu pelaku melarikan diri ke arah hutan, sedangkan terhadap saudari FY dibiarkan terbakar di dalam rumah,” katanya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Robintinus Gun

Editor : Alex K

Berita Terkait

Ngeri! Kakek Renta di Manado Tega Cabuli Anak 15 Tahun di Rumahnya
Anggota DPRD NTT dari Partai Perindo Ditangkap BNN Terkait Narkoba
Bunuh Tunangan Asal Indonesia, Pria Bangladesh Dieksekusi Mati di Singapura
Kronologi Ibu Muda di Labuan Bajo Terkena Peluru Nyasar dari Pemilik Toko Central
Ibu Muda di Labuan Bajo Tertembak OTK Saat Berbelanja di Toko Central
Duh, Calon Pastor di Ngada NTT Cabuli Siswa SMP di Asrama Sekolah, Kini Diburu Polisi
Sindikat Pornografi Anak LGBT Dibongkar FBI di Bandara Soetta, Ini Respon Kemen PPPA
Polisi dan FBI Ungkap Jaringan Internasional Pornografi Anak LGBT di Bandara Soetta
Berita ini 458 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Februari 2024 - 22:29 WIB

Meninggal Dunia, Ini Kesan Andreas Pareira tentang Sosok Marselis Sarimin

Rabu, 28 Februari 2024 - 15:32 WIB

Warga Sumba Kerap Bikin Ulah di Bali, Tetua: Fokus Cari Makan, Jangan Kayak Orang Hebat!

Rabu, 28 Februari 2024 - 12:54 WIB

Komisi II DPR Sebut Pilkada Serentak 2024 Tetap Digelar pada November

Selasa, 27 Februari 2024 - 13:06 WIB

22 Titik Bencana Landa Manggarai Barat di Februari 2024, Warga Diminta Waspada

Selasa, 27 Februari 2024 - 12:38 WIB

Wolobobo Ngada Festival Masuk KEN 2024, Fokus Promosi Kopi Arabika Bajawa

Selasa, 27 Februari 2024 - 11:37 WIB

HUT ke-21 Manggarai Barat: Impian ‘Mabar Mantap’ hanya Jadi Pemanis Kampanye

Selasa, 27 Februari 2024 - 09:54 WIB

Dulu Berjaya Kini Layu Menguning Terkena Penyakit, Jerit Petani Pisang di Manggarai Barat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 12:39 WIB

Layanan Transportasi Online Maxim Hadir di Lobalain, Rote Ndao NTT

Berita Terbaru