Dicopot karena Kasus Kekerasan Seksual, Ketua KPU Manggarai Barat Minta Staf Perempuan Kirim Foto Vulgar hingga Ceritakan Fantasi Seks

Selasa, 28 Mei 2024 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KPU Manggarai Barat (Mabar) Krispianus Bheda dicopot dari jabatannya karena terbukti melakukan kekerasan seksual terhadap staf perempuan. Foto kolase: Tajukflores.com

Ketua KPU Manggarai Barat (Mabar) Krispianus Bheda dicopot dari jabatannya karena terbukti melakukan kekerasan seksual terhadap staf perempuan. Foto kolase: Tajukflores.com

JakartaKrispianus Bheda, Ketua KPU Manggarai Barat, telah diberhentikan oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dari jabatannya setelah terbukti melakukan kekerasan seksual terhadap seorang staf perempuan, yang merupakan seorang PNS.

Pelecehan tersebut mencakup tindakan fisik dan non-fisik.

Kejadian pelecehan seksual ini dilaporkan terjadi pada tahun 2019. Meskipun korban telah melaporkan kejadian tersebut ke polisi, namun laporan tersebut tidak dilanjutkan karena korban merasa takut.

Setelah itu, DKPP melakukan penyelidikan dan menemukan Krispianus Beda bersalah atas tuduhan tersebut.

Berdasarkan aduan korban, menurut anggota majelis sidang DKPP, Raka Sandi, kekerasan seksual pertama kali terjadi sekitar Juli 2019 di kamar kos korban.

Pada saat itu, Krispianus datang ke kosan korban dengan alasan mengantarkan minyak oles untuk mengobati korban, meskipun kedatangannya tidak diinginkan oleh korban.

Krispianus juga diduga mencoba untuk mencium dan memperkosa korban secara paksa.

Baca Juga:  Indonesia vs Filipina, Timnas Garuda Tertinggal 0-1 di Babak Pertama Kualifkasi Piala Dunia

“Namun pengadu berhasil menghindar dan teradu berhasil meninggalkan kos teradu,” kata Raka Sandi dalam sidang putusan pada hari ini, Selasa (28/5).

Selain tindakan fisik, Krispianus juga diduga melakukan beberapa kali tindakan kekerasan seksual nonfisik, seperti menghubungi korban melalui panggilan video, meminta korban mengirimkan foto tidak senonoh, dan menceritakan fantasi seksual yang mengarah pada pelecehan seksual.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Alex K

Editor : Marcel Gual

Baca juga berita kami di:

Berita Terkait

Selebgram Tiara Aurellie Bongkar Kedok Pajar Setiabudi, Sales Ngaku Pengusaha Tipu Wanita dengan Modus Kencan
HP Diretas untuk Open BO, Selebgram Tiara Aurellie Laporkan Teman Kencannya Pajar Setiabudi ke Polisi
Model Seksi Tiara Aurellie Jadi Korban Penipuan Pajar Setiabudi, Pria Ngaku Pengusaha Ternyata Sales Properti
Usut Pencucian Uang SYL, KPK Periksa Tenri Angka Yasin Limpo
Gerindra Sebut Mahfud MD Omong Kosong dan Game Over Soal Penanganan Kasus Vina Cirebon Unprofessional
Ini Motif AP Peras Ria Ricis Rp300 Juta Retas HP Ancam Sebar Foto dan Video Pribadi
Kemenkumham Gandeng Aparat Desa Jadi Mata-mata Awasi Turis Asing di Bali
Briptu Fadhilatun Nikmah, Polwan Pembakar Suami di Mojokerto Terancam Dihukum 15 Tahun Penjara
Berita ini 420 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 20:59 WIB

HP Diretas untuk Open BO, Selebgram Tiara Aurellie Laporkan Teman Kencannya Pajar Setiabudi ke Polisi

Kamis, 13 Juni 2024 - 20:13 WIB

Model Seksi Tiara Aurellie Jadi Korban Penipuan Pajar Setiabudi, Pria Ngaku Pengusaha Ternyata Sales Properti

Kamis, 13 Juni 2024 - 12:11 WIB

Usut Pencucian Uang SYL, KPK Periksa Tenri Angka Yasin Limpo

Kamis, 13 Juni 2024 - 11:33 WIB

Gerindra Sebut Mahfud MD Omong Kosong dan Game Over Soal Penanganan Kasus Vina Cirebon Unprofessional

Rabu, 12 Juni 2024 - 11:34 WIB

Ini Motif AP Peras Ria Ricis Rp300 Juta Retas HP Ancam Sebar Foto dan Video Pribadi

Rabu, 12 Juni 2024 - 10:07 WIB

Kemenkumham Gandeng Aparat Desa Jadi Mata-mata Awasi Turis Asing di Bali

Selasa, 11 Juni 2024 - 10:20 WIB

Briptu Fadhilatun Nikmah, Polwan Pembakar Suami di Mojokerto Terancam Dihukum 15 Tahun Penjara

Selasa, 11 Juni 2024 - 08:19 WIB

Polda Jabar Gelar Tes Psikologi Forensik Pegi Setiawan, Pelaku Utama Pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon

Berita Terbaru

Cara Download Hamster Kombat Airdrop APK Tanpa Ribet

Tekno

Cara Download Hamster Kombat Airdrop APK Tanpa Ribet

Jumat, 14 Jun 2024 - 06:22 WIB

Begini Cara Download Hamster Kombat Coin APK dengan Mudah

Tips & Trick

Begini Cara Download Hamster Kombat Coin APK dengan Mudah

Kamis, 13 Jun 2024 - 22:02 WIB

Cara Withdraw Hamster Kombat Banyak yang Cari

Tips & Trick

Cara Withdraw Hamster Kombat Banyak yang Cari

Kamis, 13 Jun 2024 - 21:43 WIB