Eksotisnya Pulau Kelor, Surga Tersembunyi di Labuan Bajo, Apa yang Menarik di sana?

Selasa, 17 Oktober 2023 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panorama Pulau Kelor, Labuan Bajo. Pulau Kelor berlokasi dekat dengan kota Labuan Bajo, yang merupakan ibukota Kabupaten Manggarai Barat.

Panorama Pulau Kelor, Labuan Bajo. Pulau Kelor berlokasi dekat dengan kota Labuan Bajo, yang merupakan ibukota Kabupaten Manggarai Barat.

Tajukflores.com- Sebagai destinasi wisata premium, Labuan Bajo semakin diminati wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri. Sejumlah destnasi wisatawa eksotik terdapat di sana, salah satunya ialah Pulau Kelor.

Nama Pulau Kelor memang tak sekondang pulau tetangganya, Pulau Padar dan Pulau Komodo. Nmun, panoramanya tak kalah indah.

Karena masih jarang didatangi turis, suasana di Pulau Kelor tergolong sepi, cocok untuk Anda yang membutuhkan liburan yang tenang dan nyaman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lokasi dan Pesona Pulau Kelor

Pulau Kelor letaknya cukup dekat dengan Kota Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat. Jika berlayar, waktu tempuhnya tak sampai 30 menit. Bahkan, bisa naik kapal nelayan kecil.

Biaya sewa kapal untuk menuju pulau ini berkisar Rp 600 ribu pergi-pulang. Satu kapal muat untuk enam hingga tujuh orang.

Awalnya, Pulau Kelor memang lebih sering dijadikan lokasi persinggahan oleh wisatawan yang bertolak dari Labuan Bajo menuju Pulau Komodo dan Pulau Padar atau sebaliknya.

Baca Juga:  Menparekraf: Event Musik, MICE dan Budaya Siap Digelar

Biasanya, pulau ini dijadikan traveler untuk latihan stretching atau pemanasan terlebih dahulu sebelum melanjutkan sailing atau berlayar ke Pulau Komodo dan Pulau Padar.

Seiring waktu, popularitas pulau ini sedikit menanjak, terutama di kalangan turis yang membutuhkan suasana yang sepi untuk liburan. Pasalnya, Pulau Kelor memang menawarkan keindahan yang tidak kalah dengan pulau-pulau di dekatnya.

Di tempat ini, Anda bisa menemukan sebuah bukit kecil, yang meski tidak terlalu tinggi, tetapi cukup terjal dan memiliki kemiringan hingga 60 derajat.

Kaki bukit ditumbuhi pepohonan yang tampak teduh, sedangkan sisi puncak tak ditemukan pohon besar, tetapi tidak membuatnya gersang.

Untuk bisa menuju puncak, pengunjung perlu melewati hamparan pasir putih di tepi pantai terlebih dahulu, kemudian mendaki bukit dengan durasi waktu sekitar 30 menit.

Karena cukup terjal, disarankan untuk menggunakan pakaian dan sepatu yang nyaman serta menyiapkan fisik sebaik mungkin.

Baca Juga:  Mengenal The Jayakarta Suites Komodo-Flores, Hotel Bintang Lima Pertama di Labuan Bajo, Siapa Pemiliknya?

Ketika sudah berhasil di puncak, lelah menempuh pendakian langsung terbayar tunai. Puncak Kelor menawarkan gugusan Pulau Menjaga untuk para pendaki.

Bentuknya mirip jajaran kerucut yang berbaris dan berlapis-lapis. Pemandangan kapal yang mendarat di bibir pantai seolah menyempurnakan eksotisme Pulau Kelor.

Waktu berkunjung terbaik adalah ketika musim hujan lantaran bukit akan berwarna hijau karena ditumbuhi rumput sehingga sangat cantik jika dijadikan objek foto.

Tidak cuma mendaki bukit, di Pulau Kelor, wisatawan pun bisa melakukan aktivitas lain. Bagi yang suka dengan laut, bermain air di pantai tentu tidak boleh dilewatkan.

Selain itu, Anda juga bisa hanya duduk-duduk di pasir putih di bawah pohon rindang sambil menikmati keindahan lautan. Sebagai pelengkap, bisa memesan es kelapa muda di warung-warung yang ada di kaki bukit.

Jika ingin menikmati panorama Pulau Kelor lebih lama, pengunjung bisa berkemah semalaman dan menggelar tenda dom.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Edeline Wulan

Editor : Edeline Wulan

Berita Terkait

Kopi Flores: Aroma Unik dan Cita Rasa Penuh Karakter Menawan Dunia
Pasar Ubud Bali: Surga Belanja Pecinta Seni dan Souvenir Unik
Resmi Dibuka! Grand Palma Pangandaran by Horison, Resort Bintang 4 dengan Fasilitas Lengkap
Parapuar, Gerbang Pesona Baru di Labuan Bajo
Pesona Kolam di Atas Awan Desa Wisata Wae Lolos Dekat Labuan Bajo
Tragedi Snorkeling di Labuan Bajo, BPOLBF Ingatkan Pentingnya Keselamatan Wisatawan
5 Rekomendasi Wisata Libur Akhir Pekan di DKI Jakarta
Cara Membuat Kompiang Manggarai, Roti Tradisional Penuh Cita Rasa
Berita ini 247 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Februari 2024 - 22:29 WIB

Meninggal Dunia, Ini Kesan Andreas Pareira tentang Sosok Marselis Sarimin

Rabu, 28 Februari 2024 - 15:32 WIB

Warga Sumba Kerap Bikin Ulah di Bali, Tetua: Fokus Cari Makan, Jangan Kayak Orang Hebat!

Rabu, 28 Februari 2024 - 12:54 WIB

Komisi II DPR Sebut Pilkada Serentak 2024 Tetap Digelar pada November

Selasa, 27 Februari 2024 - 13:06 WIB

22 Titik Bencana Landa Manggarai Barat di Februari 2024, Warga Diminta Waspada

Selasa, 27 Februari 2024 - 12:38 WIB

Wolobobo Ngada Festival Masuk KEN 2024, Fokus Promosi Kopi Arabika Bajawa

Selasa, 27 Februari 2024 - 11:37 WIB

HUT ke-21 Manggarai Barat: Impian ‘Mabar Mantap’ hanya Jadi Pemanis Kampanye

Selasa, 27 Februari 2024 - 09:54 WIB

Dulu Berjaya Kini Layu Menguning Terkena Penyakit, Jerit Petani Pisang di Manggarai Barat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 12:39 WIB

Layanan Transportasi Online Maxim Hadir di Lobalain, Rote Ndao NTT

Berita Terbaru