Ganjar Pranowo dan Simbolisme Salam Tiga Jari ala The Hunger Games

Rabu, 22 November 2023 - 00:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Capres Ganjar Pranowo tampil dengan salam tiga jari ala film The Hunger Games di depan pendukungnya. Foto: Tajukflores.com

Capres Ganjar Pranowo tampil dengan salam tiga jari ala film The Hunger Games di depan pendukungnya. Foto: Tajukflores.com

Jakarta – Ganjar Pranowo, calon presiden nomor urut 3, baru-baru ini muncul di hadapan para pendukungnya dengan menampilkan simbolisme salam tiga jari ala film ‘The Hunger Games’, yang menggambarkan persatuan dan kesatuan bersama.

Video singkat berdurasi 23 detik yang diunggah di platform X memperlihatkan Ganjar berdiri di tengah-tengah sekelompok pendukungnya yang juga mengenakan seragam serba hitam.

Akar Simbolisme dalam The Hunger Games

Simbol tiga jari ini, yang menjadi lambang pemberontakan dalam cerita The Hunger Games, tidak hanya sekadar fiksi tetapi memiliki akar dalam kehidupan nyata.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penulis Suzanne Collins sebelumnya memiliki pengalaman menulis untuk televisi anak-anak, yang membantunya memahami kekuatan simbol dan semantik.

Pengalaman ini tercermin dalam penggambaran Capitol dan pemerintahan Panem dalam cerita The Hunger Games, di mana pemuda dihukum mati dalam permainan yang disiarkan di televisi.

Dalam cerita tersebut, karakter utama, Katniss Everdeen, digambarkan menggunakan salam tiga jari sebagai tanda persatuan dan perlawanan terhadap tirani Capitol.

Gaya tiga jari ini diangkat dalam momen-momen penting di mana orang-orang bersatu melawan ketidakadilan, menunjukkan perlawanan terhadap ketidaksetiaan pemerintah, dan mendukung satu sama lain dalam perjuangan mereka.

Menginspirasi Demokrasi di Kehidupan Nyata

Salam tiga jari ini menjadi semacam pernyataan politik dalam kisah ini, mengingatkan pada gerakan perlawanan dalam dunia nyata. Hal ini merujuk pada gerakan tangan ikonik yang menjadi pernyataan politik terkenal pada Olimpiade 1968 oleh atlet AS Tommie Smith dan John Carlos, menunjukkan “Black Power”.

Baca Juga:  Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang: Siapa yang Lebih Cerdas, Pelaku atau Polisi?

Gerakan ini digunakan untuk menarik perhatian pada penderitaan warga kulit hitam Amerika.

Dalam cerita The Hunger Games, salam tiga jari menjadi simbol pembangkangan terhadap Capitol dan diadopsi oleh anggota distrik yang tertindas sebagai simbol juara mereka.

Simbol 3 jari dalam The Hunger Games
Simbol 3 jari dalam film The Hunger Games. Foto: Istimewa

Simbol ini digunakan oleh warga Distrik 12 sebagai tanda penghormatan, terima kasih, atau selamat tinggal. Dalam peristiwa dramatis, salam ini diangkat oleh para penduduk distrik sebagai bentuk solidaritas ketika Katniss menjadi sukarelawan untuk Olimpiade menggantikan adiknya, Primrose, dan ditayangkan kepada seluruh Panem.

Seiring berjalannya cerita, salam tiga jari perlahan berubah menjadi sesuatu yang lebih daripada sekadar isyarat sederhana. Setelah kehilangan temannya Rue di arena, Katniss menggunakan salam ini sebagai tanda rasa hormat dan pembangkangan terhadap Capitol.

Isyarat ini menjadi sangat politis di The Hunger Games: Catching Fire saat Katniss menjadi pusat perhatian perlawanan, dan Distrik 12 menggunakan salam tersebut sebagai bentuk protes.

Pentingnya simbol ini tidak hanya dalam cerita fiksi, tetapi juga dalam kehidupan nyata setelah memengaruhi budaya populer. Para pemrotes di berbagai negara, seperti Thailand, Hong Kong, dan Myanmar, mulai menggunakannya sebagai simbol perlawanan terhadap pemerintahan otoriter.

Isyarat tiga jari pertama kali digunakan di Myanmar minggu lalu oleh para pekerja medis, kemudian para pengunjuk rasa muda mulai menunjukkannya sebagai bentuk perlawanan terhadap kudeta militer.

Simbol 3 jari warga Miyanmar
Pemrotes menunjukan salam tiga jari saat berunjuk rasa menentang kudeta militer dan menuntut pembebasan pemimpin terpilih Aung San Suu Kyi, di Yangon, Myanmar. Foto: Reuters

The Hunger Games tidak hanya menjadi sukses karena ceritanya yang menarik, tetapi juga karena kemampuannya menyentuh isu-isu sosial dan politik yang penting.

Baca Juga:  Cak Imin Tak Percaya Hasil Quick Count Menangkan Prabowo-Gibran, Hanya Penggiringan Opini

Simbolisme salam tiga jari yang diciptakan Collins telah menemukan tempatnya di dunia nyata sebagai simbol perlawanan dan solidaritas, menjembatani dunia fiksi dan kehidupan nyata, serta menjadi gambar yang kuat dan inspiratif.

Simbol 3 Jari Ganjar

Menurut Wakil Ketua TPN Ganjar-Mahfud dari PPP, Usman M Tokan, salam tiga jari Ganjar merupakan simbol penegakan demokrasi yang dimaknai sebagai janji setia Ganjar dan pendampingnya, Mahfud MD untuk rakyat Indonesia.

“Jika pasangan ini menang, mereka akan meneguhkan komitmennya bahwa prinsip demokrasi sepenuhnya adalah kedaulatan di tangan rakyat,” ujar Usman M Tokan dalam keterangannya kepada Tajukflores.com di Jakarta, Selasa, 21 November 2023.

Usman menegaskan bahwa pasangan Ganjar-Mahfud berkomitmen untuk fokus pada kepentingan rakyat, seperti sandang, pangan, papan, pembukaan lapangan kerja, pendidikan, dan kesehatan.

Menurutnya, kesejahteraan rakyat Indonesia akan menjadi fokus utama, yang pada akhirnya akan menjamin ketahanan nasional.

“Ini adalah sosok pemimpin masa depan yang menjunjung tinggi demokrasi, mengangkat harkat dan martabat bangsa, dicintai rakyatnya dan disegani negara-negara d idunia,” katanya.

“Salam tiga jari hidupkan demokrasi dalam berbangsa dan bernegara,” tambah Usman M Tokan.

Sementara itu, Jubir Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Pangeran Siahaan mengatakan, salam tiga jari Ganjar sebenarnya terinspirasi dari gerakan demokrasi di seluruh dunia. Namun dia tak menampik ada pengaruh dari film populer tersebut.

Menurutnya, simbol tiga jari merupakan simbol perjuangan rakyat, sebagaimana yang terlihat dalam film The Hunger Games.

“Salam tiga jari juga ada dalam film itu yang berarti simbol perjuangan rakyat. Jadi sesuai kan?” ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Marcel Gual

Editor : Alex K

Berita Terkait

Kronologi Ibu Muda di Labuan Bajo Terkena Peluru Nyasar dari Pemilik Toko Central
BPOLBF Gaet Eiger dan Dusit Internasional, Raup Komitmen Investasi Rp250 M untuk Parapuar
Haruskah Doa Dilakukan secara Spontan?
Mengapa Prabowo dan Titiek Soeharto Cerai? Fakta dan Spekulasi
Di Balik Layar Dirty Vote: Alasan Dandhy Laksono Ungkap Dugaan Kecurangan Pemilu
Viral! Suami Ketahuan Selingkuh di Indekos, Istri Pergoki Tanpa Busana
Kampus Bergerak: Menjaga Demokrasi di Tengah Darurat Kenegarawanan
Kisah di Balik Harga Seribu Kompiang Manggarai, Antara Bisnis dan Menjaga Tradisi Keluarga
Berita ini 187 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Februari 2024 - 22:29 WIB

Meninggal Dunia, Ini Kesan Andreas Pareira tentang Sosok Marselis Sarimin

Rabu, 28 Februari 2024 - 15:32 WIB

Warga Sumba Kerap Bikin Ulah di Bali, Tetua: Fokus Cari Makan, Jangan Kayak Orang Hebat!

Rabu, 28 Februari 2024 - 12:54 WIB

Komisi II DPR Sebut Pilkada Serentak 2024 Tetap Digelar pada November

Selasa, 27 Februari 2024 - 13:06 WIB

22 Titik Bencana Landa Manggarai Barat di Februari 2024, Warga Diminta Waspada

Selasa, 27 Februari 2024 - 12:38 WIB

Wolobobo Ngada Festival Masuk KEN 2024, Fokus Promosi Kopi Arabika Bajawa

Selasa, 27 Februari 2024 - 11:37 WIB

HUT ke-21 Manggarai Barat: Impian ‘Mabar Mantap’ hanya Jadi Pemanis Kampanye

Selasa, 27 Februari 2024 - 09:54 WIB

Dulu Berjaya Kini Layu Menguning Terkena Penyakit, Jerit Petani Pisang di Manggarai Barat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 12:39 WIB

Layanan Transportasi Online Maxim Hadir di Lobalain, Rote Ndao NTT

Berita Terbaru