Gawat! Bawaslu Temukan Kasus Pemilih Coblos Lebih dari Sekali di 2.143 TPS

Jumat, 16 Februari 2024 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja. Foto: Bawaslu

Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja. Foto: Bawaslu

Jakarta – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI mengungkapkan temuan baru terkait dugaan pelanggaran pemilu di tempat pemungutan suara (TPS) selama hari pencoblosan Pemilu 2024.

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, menyatakan bahwa pihaknya menerima laporan mengenai pemilih yang melakukan pencoblosan lebih dari sekali. Kejadian tersebut terjadi di 2.143 TPS.

Baca Juga:  2 Warga Sikka yang Tenggelam di Pelabuhan Feri Kewapante Ditemukan Tewas

“Ya, ada 2.143 TPS di mana pemilih melakukan pencoblosan lebih dari satu kali, ada beberapa kejadian,” ungkap Bagja kepada wartawan pada Jumat (16/2).

Bagja menjelaskan bahwa Bawaslu belum dapat memutuskan apakah pencoblosan di TPS tersebut sah atau tidak. Hal ini karena pihaknya masih menunggu laporan resmi dari panitia pengawas kecamatan (panwascam).

“Kami masih menunggu rekomendasi dari panwascam, jadi kita tunggu saja,” ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Reynald Umbu

Editor : DM

Baca juga berita kami di:

Berita Terkait

Ikuti Agama Calon Istri, Bharada Richard Eliezer Resmi Peluk Keyakinan Katolik
Indonesia dan Karibia Berpotensi Jalin Kerja Sama Pariwisata Berbasis Kapal Pesiar
Tunjangan Pindahan Menanti ASN yang Pindah ke IKN
Gunung Ruang Erupsi Eksplosif, PVMBG Keluarkan Peringatan Tsunami!
Foto: Gunung Ruang Erupsi, Melontarkan Abu Vulkanik Setinggi 3.000 Meter!
Buruan! Kementerian PANRB Buka Formasi CPNS 2024 Khusus untuk IKN
Taylor Swift Tolak Tawaran Rp144 Miliar dari Arab
Kemenkes Bantah Batalkan NI PPPK Bidan D4 Pendidik, Solusi Afirmasi dan Formasi Baru Disiapkan
Berita ini 6 kali dibaca