Kopi Bajawa Mulai Dilirik Warga Bandung

Selasa, 17 Oktober 2023 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kopi jenis Arabika dari daerah Bajawa, Kabupaten Ngada, NTT mulai dilirik penyuka kopi di daerah Bandung, Jawa Barat.

Kopi Bajawa ini menjadi salah satu kopi andalan yang dijual Kafe Roppan,  sebuah tongkrongan yang mengusung konsep ala Jepang di Kota Bandung.

Selama ini Roppan menyajikan kopi berkualitas menggunakan biji kopi Arabika dari Sumatera Lintong dan Kolombia. Biji kopi disajikan fresh saat dipesan. Hal tersebut yang menjadikan semua kopi di Roppan sangat spesial.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Baru-baru ini, kami mengeluarkan satu seri kopi khas untuk memenuhi permintaan masyarakat terkini, yakni Kopi Bajawa untuk penyuka kopi dengan rasa strong dan Kopi Rakyat untuk penyuka kopi dengan rasa light,” kata Tedy Permana Asisten Manager Roppan pada akhir Januari 2019 lalu, seperti dikutip Jabarnews.com.

Tedy mengatakan, Kopi Bajawa merupakan kopi jenis Arabika yang memili rasa unik dan khas.

“Kopi ini hadir dengan 2 ukuran yaitu M (12 oz) di harga Rp 18.000 dan R (18 oz) di harga Rp 22.000,” jelasnya.

Mengutip Lintaskopi.com, Minggu (20/8/2017), kopi Bajawa umumnya melalui proses sangrai pada tingkat medium yang kuat dengan aroma bunga dan rasa manis yang kuat. Namun, tingkat keasamannya sedang.

Baca Juga:  Bantah Laiskodat, Permintaan 5 Persen Saham dari Blok Masela Dinilai Omong Kosong

Kekhasan dan keunikan rasa itu mampu membawa kopi Bajawa semakin populer dan mendunia. Bahkan, kopi ini sudah dilirik para pemilik industri kopi di Eropa dan Amerika Serikat.

Kopi Arabika awalnya berasal dari Ethiopia dan Brazil. Kedua negara itu menguasai 70 persen pasar kopi di seluruh dunia. Kita juga bisa menemukan jenis kopi lain di kedua Negara tersebut. Jenis kopi ini bisa dibilang spesies kopi pertama yang dibudidayakan manusia sampai sekarang.

Indonesia juga merupakan Negara yang membudidayakan kopi arabika, bahkan yang specialty. Daerah di Indonesia yang menghasilkan kopi arabika diantaranya, Aceh, Sumatera Utara, Toraja, Bengkulu, Lombok, Flores, dan Jawa.

Kopi Arabika yang terkenal dengan kualitas premiumnya diantaranya ialah Sembalun Sajang, Flores Bajawa, dan Flores Manggarai. Kopi arabika Sembalun Sajang berasal dari Lombok Timur. Permintaan kopi Sembalun Sajang cukup tinggi, termasuk luar negeri. Jika semua tahap produksi sudah sesuai standar, kopi dari Sembalun ini siap merambah pasar dunia, seperti negara di daerah Timur Tengah, Eropa, dan Jepang. Cita rasanya sudah tidak diragukan lagi.

Baca Juga:  Menhub Budi Karya Tinjau Kesiapan Infrastruktur Pendukung Wisata Labuan Bajo

Kopi Flores Bajawa bahkan telah memiliki sertifikat IG (Indikasi Geografis) karena terletak di tempat yang strategis untuk menanam kopi. Begitu pula Flores Manggarai sedang merambah ke sertifikasi IG agar mempunyai perlindungan asal geografi.

Pada tahun 2015, kopi Arabika Specialty Manggarai melakukan ekspor perdana dan sudah mencapai miliaran. Angka yang fantastis bukan? Pemasarannya telah memasuki pasar Amerika Serikat, Australia, Jerman, kawasan Timur Tengah, dan Jepang.

Dengan harga yang tinggi, kopi Floress Manggarai menjadi favorit penduduk luar dan sekarang merupakan komoditas unggulan di daerah Flores, Nusa Tenggara Timur. Perkembangan pasar kopi Manggarai ini membuat kopi menjadi tumpuan penghasilan masyarakat.

Manggarai jadi salah satu senter produksi kopi terbesar di Nusa Tenggara Timur dan menjadi sumber pendapatan masyarakat setempat untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari serta bisa menyekolahkan anak-anak.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

Sosok Sukanto Tanoto, Orang Kaya RI dan Pemilik 48 Ribu Hektare Tanah di IKN
Kisah di Balik Harga Seribu Kompiang Manggarai, Antara Bisnis dan Menjaga Tradisi Keluarga
Kisah Oprah Winfrey: Dari Pembantu hingga Pengusaha Sukses, Punya Pendapatan Sebesar Rp37 Triliun
Gerakan Ekonomi Negeri GEN YZ Membawa Misi Tumbuhkan Ekonomi Palembang
Daftar Pengusaha Agen Tour and Travel Terkemuka di Indonesia
2.719 Mahasiswa Bersaing di Kompetisi Ide Bisnis Pertamuda 2023
Mengejar Mimpi dari Besikama: Dari Joki Plastik hingga Jadi Pengusaha Sukses di Jakarta
Program Entrepreneur Hub Jakarta Berhasil Bukukan Potensi Investasi Rp57 Miliar
Berita ini 187 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Maret 2024 - 11:09 WIB

Hoax: Telat Bayar Pajak Kendaraan Tidak Bisa Beli BBM Subsidi

Sabtu, 2 Maret 2024 - 10:56 WIB

Revitalisasi KUA untuk Pernikahan Semua Agama, Perlu Kajian Mendalam

Sabtu, 2 Maret 2024 - 10:09 WIB

Wacana Pernikahan di KUA untuk Semua Agama, Ini Kata Disdukcapil 

Jumat, 1 Maret 2024 - 18:09 WIB

IDI Hormati Putusan MK Tolak Uji UU Kesehatan

Jumat, 1 Maret 2024 - 12:06 WIB

Pengorbanan di Papua, Brimob Polda NTT Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Jumat, 1 Maret 2024 - 10:03 WIB

Promosi Pariwisata Indonesia Dinilai Kalah Jauh Dibanding Negara Lain

Kamis, 29 Februari 2024 - 20:03 WIB

Jokowi Sebut Banyak Investor yang Antre Mau Investasi ke IKN

Kamis, 29 Februari 2024 - 19:39 WIB

Pedagang Kantin Protes Harga Menu Makan Siang Gratis Rp15 Ribu

Berita Terbaru

Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Idham Holik., Foto: RRI

Pemilu

KPU: Pilkada Serentak 2024 Tetap Digelar 27 November

Sabtu, 2 Mar 2024 - 11:44 WIB