Menaker Curhat ke DPR Soal Ojol Tak Masuk Aturan THR

Selasa, 26 Maret 2024 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ojek online (Ojol). Foto ilustrasi

Ojek online (Ojol). Foto ilustrasi

Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menegaskan bahwa pekerja transportasi daring atau ojek online (ojol) tidak termasuk dalam aturan pemberian tunjangan hari raya (THR) bagi pekerja karena memiliki hubungan kerja kemitraan.

Hal ini disampaikan Menaker Ida dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (26/3).

Baca Juga:  Ini 4 Wanita Terkaya di Dunia, Hartanya Capai Ribuan Triliun

Menaker menjelaskan aturan terkait pemberian THR berada di Peraturan Menaker Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di Permenaker ini disebutkan mempunyai hubungan kerja berdasarkan PKWT maupun PKWTT. Nanti ada hubungan dengan pembayaran atau pemberian THR bagi pekerja ojol, menurut Permenaker ini memang tidak masuk dalam ruang lingkup yang diatur dalam Permenaker Nomor 6 Tahun 2016 ini,” kata Menaker Ida.

Baca Juga:  Pelanggan Pria Chat Ajak Mesum Driver Ojol: Awalnya Senang, Eh Berakhir Tragis

Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial (PHI dan Jamsos) Kemnaker Indah Anggoro Putri menyatakan sudah berkoordinasi dengan perusahaan aplikasi dan pekerja transportasi daring mengenai imbauan THR.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Edeline Wulan

Editor : DM

Baca juga berita kami di:

Berita Terkait

Bapanas Siap Terapkan HET dan HPP Permanen Beras dan Gabah Mulai Awal Juni 2024
Presiden Jokowi Pertimbangkan Hal Ini sebelum Kembali Menaikkan Harga BBM
Hanya Rp71 Triliun, Sri Mulyani Sebut Realisasi Pembiayaan Anggaran Turun Tajam
Erick Thohir Dengarkan Saran Pendiri Gedung Tertinggi di Dunia untuk Kembangkan Labun Bajo
Bapanas: HET Beras Akan Naik Permanen Setelah 31 Mei 2024, Bali dan Nusa Tenggara Rp15.400 per Kg
Anggaran Kemensos 2025 Turun Rp2 Triliun, PKH Tetap 10 Juta Keluarga
Di depan DPR, Menkeu Sri Mulyani Bicara Defisit Anggaran Tahun 2025
Beras Impor Indonesia Capai 1,7 Juta Ton, Hampir Semua Negara Asean Jadi Penyumbang
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Mei 2024 - 19:10 WIB

Megawati Diminta Jadi Ketum PDIP Lagi Hingga 2030

Minggu, 26 Mei 2024 - 11:39 WIB

PDIP Serahkan Surat Tugas ke David Melo Wadu sebagai Bakal Calon Bupati Sumba Timur 2024

Sabtu, 25 Mei 2024 - 20:23 WIB

Siap Maju di Pilkada Sumut, Ahok Tunggu Hasil Rakernas PDIP

Sabtu, 25 Mei 2024 - 14:56 WIB

Adian Napitupulu Jadi Ketua Tim Pemenangan Pilkada Nasional PDIP

Jumat, 24 Mei 2024 - 15:18 WIB

Maju Pilkada Manggarai, Thomas Dohu Sudah Kunjungi Lebih dari 200 Titik di Manggarai

Jumat, 24 Mei 2024 - 14:43 WIB

Lantik 36 Anggota Panwas Kecamatan, Ketua Bawaslu Mabar Minta Pahami Aturan dan Bekerja Cepat

Jumat, 24 Mei 2024 - 13:27 WIB

Bertentangan dengan Kosntitusi, Alasan PDIP Tak Undang Jokowi dan Keluarga ke Rakernas

Kamis, 23 Mei 2024 - 20:40 WIB

Ditanya Pilih Jadi Menteri atau Gubernur, Anies: Saya Tidak Mau Hipotetis

Berita Terbaru