Pengucapan Salam Lintas Agama Dinilai MUI Haram, Menag Yaqut: Demi Toleransi dan Bukan Campuradukkan Akidah

Rabu, 5 Juni 2024 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama Cholil Qoumas Yaqut (kanan) melakukan seremoni meletakkan 'Telur Perdamaian Elang Bondol' di podium sebagai simbol perdamaian dalam acara Pembukaan Pesparani III tahun 2023 di Ancol Beach City, Sabtu (28/10/2023). Foto: Tajukflores.com/Istimewa

Menteri Agama Cholil Qoumas Yaqut (kanan) melakukan seremoni meletakkan 'Telur Perdamaian Elang Bondol' di podium sebagai simbol perdamaian dalam acara Pembukaan Pesparani III tahun 2023 di Ancol Beach City, Sabtu (28/10/2023). Foto: Tajukflores.com/Istimewa

Jakarta – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas merespons putusan Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia VIII yang mengharamkan umat Islam mengucapkan salam berdimensi doa milik agama lain.

Menag Yaqut menegaskan bahwa pengucapan salam lintas agama merupakan praktik baik untuk menjaga toleransi di Indonesia dan tidak perlu dikaitkan dengan hal ihwal ubudiyah.

“Salam enam agama, itu kan praktik baik untuk menjaga toleransi, tidak semuanya harus dikaitkan dengan hal ihwal ubudiyah. Jadi jangan dilihat dari sisi teologis lah gitu, tapi ada sisi sosiologis yang harus dipertimbangkan,” kata Yaqut usai rapat di Senayan, Jakarta, Selasa (4/6).

Yaqut meyakini bahwa pengucapan salam lintas agama tidak akan mengganggu keimanan seseorang. Ia mencontohkan Nabi Muhammad SAW yang juga pernah mengucapkan salam kepada umat non-Muslim.

Baca Juga:  Mimpi Buruk bagi Israel, Hizbullah Lebanon Tembakan Rentetan Roket sebagai Balasan 3 Tentaranya Tewas

“Nabi juga pernah mengucapkan salam kepada umat nonmuslim, itu mencampuradukkan, nggak? Makanya saya bilang jangan selalu tidak semuanya bisa dibicarakan dalam ranah teologis,” ujarnya.

“Ada ranah sosiologis, apalagi dalam konteks keindonesiaan yang memiliki keragaman budaya, kultur, ras, agama. Itu kan saling menghormati, caranya begitu, saya kira tidak usah dipermasalahkan,” imbuhnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Alex K

Editor : Marcel Gual

Baca juga berita kami di:

Berita Terkait

Indonesia Komitmen pada Pariwisata Berkelanjutan, Kata Sandiaga Uno
Kodim 1625/Ngada Gelar Latihan Penanggulangan Bencana Alam Erupsi Gunung Inerie
Momen Warga Nonton Bola Santai di Tengah Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki
Menko PMK Sebut Korban Judi Online Bakal Masuk Data Penerima Bansos
Isu Duet Anies dan Kaesang di Pilkada Jakarta 2024, Ini Kata PKS
Kaesang Sebut Grace Natalie Potensial Dampingi Anies atau Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta
Soal Judi Online, Presiden Jokowi Ajak Masyarakat Menabung untuk Modal Usaha
KPU Segera Publikasikan Rancangan PKPU Terkait Pencalonan Kepala Daerah
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:47 WIB

Bukit Doa Watomiten, Surga Tersembunyi di Puncak Lembata

Jumat, 14 Juni 2024 - 18:46 WIB

Kodim 1625/Ngada Gelar Latihan Penanggulangan Bencana Alam Erupsi Gunung Inerie

Jumat, 14 Juni 2024 - 16:05 WIB

Momen Warga Nonton Bola Santai di Tengah Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

Jumat, 14 Juni 2024 - 11:22 WIB

Menko PMK Sebut Korban Judi Online Bakal Masuk Data Penerima Bansos

Kamis, 13 Juni 2024 - 19:16 WIB

Isu Duet Anies dan Kaesang di Pilkada Jakarta 2024, Ini Kata PKS

Kamis, 13 Juni 2024 - 19:06 WIB

Kaesang Sebut Grace Natalie Potensial Dampingi Anies atau Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta

Kamis, 13 Juni 2024 - 12:22 WIB

Soal Judi Online, Presiden Jokowi Ajak Masyarakat Menabung untuk Modal Usaha

Kamis, 13 Juni 2024 - 11:55 WIB

KPU Segera Publikasikan Rancangan PKPU Terkait Pencalonan Kepala Daerah

Berita Terbaru

Perhentian Jalan Salib di Bukit Doa Watomiten. Foto kolase: Tajukflores.com/Wisata.io/Facebook Kayo'wuan d'Napolz

Destinasi

Bukit Doa Watomiten, Surga Tersembunyi di Puncak Lembata

Jumat, 14 Jun 2024 - 19:47 WIB