Potensi Pergerakan Harga Bitcoin Pasca Halving, Naik atau Turun?

Kamis, 18 April 2024 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Jakarta – Menjelang momen halving yang diperkirakan terjadi pada 20 April mendatang, harga Bitcoin terpantau turun pada Kamis (18/4). Penurunan terjadi lebih dari 3,84% menjadi US$61.309.

Aset kripto terbesar di dunia ini telah anjlok lebih dari 13,05 dalam tujuh hari terakhir dan lebih dari 10,31% dalam satu bulan terakhir.

Menurut trader Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, penurunan Bitcoin ini terjadi bukan tanpa sebab. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi, utamanya meningkatnya ketegangan konflik Iran-Israel dan keyakinan The Fed yang tidak mungkin menurunkan suku bunga secara terburu-buru pada tahun ini.

“Selain itu, investor di pasar kripto tengah menantikan halving. Secara tren, halving ini akan meningkatkan harga, namun dengan harga Bitcoin yang baru-baru ini mencapai titik tertinggi dalam sejarah, keraguan muncul,” katanya, Kamis (18/4).

Baca Juga:  15 Juta Pelaku Ekonomi Kreatif dan UMKM Belum Kantongi Sertifikasi

Halving diperkirakan akan meningkatkan harga BTC dalam jangka panjang, tapi jelang itu Bitcoin akan semakin berfluktuasi dan kemungkinan akan terus mengalami penurunan,” sambung Fyqieh.

Tren Harga Bitcoin

Fyqieh menjelaskan secara tren harga Bitcoin menjelang halving, jika sejarah terulang kembali, BTC mungkin akan mengalami penurunan harga sebelum mendapatkan momentum untuk bull run.

VRITIMES

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca juga berita kami di:

Berita Terkait

Anggaran Kemensos 2025 Turun Rp2 Triliun, PKH Tetap 10 Juta Keluarga
Di depan DPR, Menkeu Sri Mulyani Bicara Defisit Anggaran Tahun 2025
Beras Impor Indonesia Capai 1,7 Juta Ton, Hampir Semua Negara Asean Jadi Penyumbang
Diragukan Lawan, Prabowo Yakin APBN Mampu Biayai Program Makan Siang Gratis
Presiden Jokowi Turun Tangan Benahi Bea Cukai yang Sarat Masalah, Ini Respon Kemenkeu
UU Cipta Kerja Disahkan Jokowi, Karyawan Pensiun dan PHK Dapat Pesangon dan Uang Penghargaan
8 Provinsi Belum Bentuk Komite Daerah Ekonomi Syariah, Termasuk Papua, Bali dan NTT
Pengunggah Tuding Bea Cukai Pungut Pajak Peti Mati Akhirnya Minta Maaf, Ngaku Belum Paham Aturan
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Mei 2024 - 14:17 WIB

BPOLBF Gelar Famtrip dan Table Top Meeting untuk Tingkatkan Kunjungan Wisman Korsel ke Labuan Bajo

Sabtu, 18 Mei 2024 - 21:03 WIB

Danau Merah Rimba Candi: Mengungkap Misteri Warna Merah di Perbatasan Sumsel dan Bengkulu

Sabtu, 18 Mei 2024 - 17:21 WIB

Jelajahi Keunikan “Air Terjun Ajaib” Pangkadari di Flores, Siap Menyambut Wisatawan

Sabtu, 18 Mei 2024 - 11:02 WIB

Pesona Pantai Melasti Bali, Lokasi World Water Forum Ke-10

Jumat, 17 Mei 2024 - 22:54 WIB

Pesona Wae Bobok: Pemandian Air Panas, Panorama Alam, dan Legenda Umpu Bobok di Flores

Jumat, 17 Mei 2024 - 19:42 WIB

Rekomendasi 5 Objek Wisata di Manggarai Timur Flores, Ada Komodo Seperti di Labuan Bajo

Rabu, 15 Mei 2024 - 18:51 WIB

Wisata Pantai Parangtritis Yogyakarta: Keindahan Alam dan 4 Mitos yang Memikat!

Senin, 13 Mei 2024 - 11:23 WIB

Destinasi Wisata Gua Tapak Raja, Pesona Tersembunyi di Dekat IKN

Berita Terbaru