Politik

Pemkab Manggarai Tandatangani NPHD Dengan Bawaslu dan KPU

Selasa, 05/11/2019 12:15 WIB

Penandatanganan NPHD antara Pemkab Manggarai, KPU dan Bawaslu Manggarai (Foto : Pos Kupang)

Tajukflores.com - Pemerintah Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) antara Pemkab dan Bawaslu serta KPU Manggarai untuk anggaran pilkada 2020 di Kabupaten Manggarai.

Penandatanganan hibah tersebut dilakukan Bupati Manggarai, Deno Kamelus dengan Ketua Bawaslu Manggarai, Marselina Lorensia dan Ketua KPUD Manggarai, Thomas Aquiono Hartono di Aula Nuca Lale, Kantor Bupati Manggarai, Senin (4/11) pagi.

Penandatanganan tersebut disaksikan juga Wabup Manggarai, Drs.Viktor Madur, Komisioner Bawaslu dan KPUD Manggarai.

Ketua Bawaslu Manggarai, Marselina Lorensia dalam sambutannya mengatakan, pihaknya akan menggunakan anggaran hibah dengan baik dan akan melakukan pengawasan maksimal dalam seluruh tahapan pilkada 2020.

"Dengan anggaran yang sudah diberikan kepada kami (Bawaslu Kabupaten Manggarai) dan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, kami akan menggunakan anggaran ini dengan baik dengan melakukan pengawasan maksimal. Oleh karena itu kami juga meminta kepada bupati untuk membantu kami mengirimkan staf di tingkat kecamatan karena desember ini akan di lantik Panwascam dan Januari akan ada kesekretariatan," ujar Marselina melansir Pos Kupang.com.

Dikatakannya, dalam NPHD tersebut Pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran kepada Bawaslu Manggarai sebesar Rp. 7.175.000.000 di mana anggaran tersebut diberikan dalam 2 tahap.

Tahap pertama sebesar Rp.175.000.000 pada tahun anggaran 2019 dan pada tahap kedua sebasar Rp.7.000.000.000 pada tahun anggaran 2020.

Ketua KPU Manggarai, Thomas A. Hartono saat memberikan sambutan mengatakan, KPU akan merasionalisasikan kembali anggaran Pilkada 2020 agar sesuai dengan kebutuhan.

" KPU coba berpikir untuk merasionalisasikan kembali anggaran sebagaimana Kementerian Dalam Negeri sampaikan supaya sesuai kebutuhan pendanaan Pilkada 2020," ujar Thomas.

Bupati Manggarai, Deno Kamelus dalam sambutannya menjelaskan, rangkaian proses yang sudah dilalui bersama selama ini dan sampai kepada kemendagri adalah sebuah proses yang rasional.

"Proses yang kita sudah lalui bersama selama ini sampai dengan melibatkan kemendagri akhirnya sudah selesai dan kita sudah pada titik temu yang sama," ujar Bupati Manggarai Deno Kamelus.

Bupati Deno menyampaikan terima kasih untuk kesabaran dan keterbukaan semua pihak selama proses berlangsung.

"Saya mohon maaf kepada Bawaslu, KPU, dan TAPD Kabupaten Manggarai apabila selama proses ini ada tutur kata, sikap yang menyinggung persaan kita semua. Tentu harapannya dana yang sudah kita sepakati akan dimanfaatkan secara baik dalam rangka mendukung pilkada 2020 yang akan datang," kata Bupati Deno.

Oleh : Fersin Waku

Artikel Terkait