News

Satgas BUMN Salurkan Bantuan Logistik Senilai Rp5,1 Miliar untuk Korban Bencana Alam NTT

Senin, 12/04/2021 13:55 WIB

PTPP bersinergi dengan Garuda Indonesia mengirimkan bantuan melalui Cargo Service Center Garuda Indonesia rute CGK-Kupang. Foto: Tajukflores.com/Twitter

Kupang, Tajukflores.com - Sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Nusa Tenggara Timur (NTT) menyalurkan bantuan logistik senilai Rp5,1 miliar untuk korban bencana alam dampak siklon tropis Seroja di 18 kabupaten/kota.

Koordinator Satgas BUMN Tanggap Bencana NTT sekaligus Vice Presiden PT Pegadaian Area Kupang Imam Subekti mengatakan, bantuan BUMN ini merupakan gagasan dari BUMN di NTT untuk membantu masyarakat sebagai bentuk kepedulian BUMN.

"Jadi total semua bantuan yang kami salurkan ini mencapai Rp5 miliaran lebih," kata Imam Subekti, Minggu (11/4).

Imam mengatakan bahwa bantuan dari BUMN itu sebenarnya sudah disiarpakan setelah bencana terjadi, di mana beberapa BUMN sudah langsung menyalurkan bantuan tersebut ke sejumlah daerah dan total bantuan awal yang sudah disalurkan sudah mencapai Rp4 miliaran

Dia mengatakan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari kepedulian dari BUMN sekaligus menunjukkan bahwa kehadiran BUMN bagian dari kehadiran negara juga di tengah korban bencana alam.

"Tadi yang disalurkan itu sebagiannya saja. Tetapi nanti akan terus bertambah nilai bantuannya karena bantuan yang diberikan tidak hanya pada saat ini saja," kata Imam Subekti.

Sementara itu Staf Khusus Menteri BUMN Arya Mahendra Sinulingga saat memberikan bantuan itu kepada Gubernur NTT Viktor B Laiskodat menyatakan bahwa bantuan yang diberikan itu juga karena desakan dari Komisi VI DPR yang meminta agar BUMN segera membantu korban bencana alam di NTT.

"Kita harapkan bantuan ini dapat bermanfaat bagi korban bencana alam di NTT. Bantuan ini akan terus berlanjut tidak hanya pada saat ini saja, tetapi nanti sampai pada pemulihan juga BUMN akan kembali membantu," jelas dia.

Hingga saat ini, jumlah korban yang meninggal mencapai 174 orang, 48 jiwa hilang, jumlah pengungsi sudah mencapai 20.772 jiwa.

Oleh : Grace Seran

Artikel Terkait