Ekonomi

BPS: Tingkat Hunian Hotel di NTT Naik Selama Pandemi

Selasa, 02/11/2021 09:38 WIB

Hotel Loccal Colection Komodo. Foto: Istimewa

Kupang, Tajukflores.com - Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan naik dari bulan ke bulan berikutnya selama pandemi.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur mencatat, TPK bulan Juli sebesar 20,35 persen menjadi 22,92 persen pada Agustus dan September menjadi 36,68 persen.

Tren peningkatan tingkat hunian kamar ini menunjukkan usaha perhotelan di NTT mulai kembali bergairah di tengah upaya pemulihan ekonomi dari pandemi Covid-19 yang sedang berjalan.

"TPK hotel berbintang pada September 2021 sebesar 36,68 persen ini naik 1,88 poin secara year on year (yoy) dari September 2020 sebesar 34,80 persen," ujar Kepala BPS Provinsi NTT Darwis Sitorus.

BPS NTT mencatat jumlah tamu menginap pada hotel bintang di NTT pada September sejumlah 30.681 orang. Terdiri dari 30.410 orang tamu nusantara dan 271 orang tamu mancanegara.

Rata-rata lama tamu menginap selama 1,45 hari yang terdiri dari tamu nusantara yang menginap selama 1,45 hari dan mancanegara selama 1,68 hari.

Menurut Darwis Sitorus, rata-rata lama menginap ini terkoreksi sedikit menurun dibandingkan pada Agustus yaitu dari tamu nusantara dan mancanegara, masing-masing 1,65 hari dan 2,8 hari.

Jumlah penumpang angkutan udara yang datang ke NTT pada September tercatat sebanyak 81.090 orang, sedangkan penumpang yang berangkat sebanyak 76.730 orang.

Penumpang yang datang dan berangkat lebih banyak melalui Bandara El Tari di Kota Kupang mencapai 54,17 persen persen, diikuti Bandara Komodo Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat 14,97 persen.

Bandara Umbu Mehang Kunda di Kabupaten Sumba Timur 5,97 persen dan Bandara Hasan Aroeboesman di Kabupaten Ende 5,59 persen, serta bandara lainnya dengan total 19.30 persen.

Oleh : Grace Seran

Artikel Terkait