Eksplorasi Keindahan Kota Ruteng, Kota Hijau Nan Dingin di Kaki Mandusawu

Minggu, 12 November 2023 - 05:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi Jumat Agung di Kota Ruteng, Pulau Flores. Foto: Leonardus Nyoman/Flores Exotic Tour

Prosesi Jumat Agung di Kota Ruteng, Pulau Flores. Foto: Leonardus Nyoman/Flores Exotic Tour

Tajukflores.com – Ruteng, sebuah kota hijau yang terletak di Flores, mengundang para pengunjung untuk menjelajahi tempat-tempat wisatanya yang memikat hati. Terletak di kaki pegunungan Mandusawu, Ruteng memiliki cuaca sejuk sepanjang tahun dan menjadi pusat keindahan alam serta warisan budaya.

Gunung Ranaka, puncak tertinggi di Manggarai, menjadi salah satu daya tarik Kota Ruteng dengan keelokan alamnya. Terletak dalam gugus pegunungan Mandusawu, gunung ini membentang dari Kabupaten Manggarai hingga Manggarai Timur, menciptakan pemandangan spektakuler.

Puncak Gunung Ranaka
Kota Ruteng berada di kaki Gunung Ranaka, Pegunungan Mandusawu. Foto: Leonardus Nyoman/Flores Exotic Tour

Kota Ruteng berjarak sekitar kurang lebih 120 km dari Labuan Bajo, destinasi wisata superpremium yang kini sedang naik daun. Kota ini dapat ditempuh dalam waktu 3-4 jam menggunakan sepeda motor atau mobil.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama perjalanan kita disuguhkan dengan beragam pemandangan, pemandangan yang paling banyak adalah hutan.

Perjalanan darat dari Labuan Bajo ke Ruteng memakan waktu sekitar 3-4 jam, tetapi jauh dari membosankan. Melihat pepohonan yang menjulang, pepohonan hijau yang membentang luas, dan keindahan alam yang masih alami adalah sebagian dari pesona yang ditawarkan oleh perjalanan ini.

Baca Juga:  Exploring The Snake Palace Labuan Bajo Near Komodo Island

Meskipun hanya 120 km, setiap tikungan jalan membawa kejutan, membuat perjalanan menjadi lebih dari sekadar mencapai tujuan. Kesenangan menikmati keindahan alam sepanjang perjalanan dapat menjadi pengalaman yang memuaskan dan mendalam bagi setiap penumpang yang menghargai kecantikan Flores.

Pemandangan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Flores, NTT. Foto Marcel Gual/Tajukflores.com
Pemandangan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Flores, NTT. Foto Marcel Gual/Tajukflores.com

Meskipun transportasi darat menjadi pilihan utama, Ruteng juga dapat diakses melalui penerbangan, memudahkan para pengunjung dari berbagai kota di sekitarnya.

Ruteng, sering disebut sebagai kota dingin di Flores, bersaing dengan Bajawa sebagai salah satu kota dingin di daerah ini. Terletak di ketinggian 1.200 mdpl di atas permukaan laut, Ruteng menawarkan suhu udara di bawah 10°C pada musim kemarau, meskipun terkena sinar matahari yang cukup terik.

Baca Juga:  Keren! Kalahkan Selandia Baru, Indonesia Dinobatkan sebagai Negara Terindah di Dunia, Apa Ukurannya?

Kota Ruteng juga berfungsi sebagai kota transit sebelum mengunjungi spot wisata di sekitarnya. Dari Ruteng, pengunjung dapat menjangkau Desa Wisata Wae Rebo, sawah jaring laba-laba, atau situs Liang Bua.

Mayoritas penduduk Kota Ruteng beragama Katolik, dengan Gereja Katolik yang telah berusia lebih dari satu abad. Ruteng menjadi pusat karya misi dan perkembangan Gereja Katolik di Manggarai.

Katedral Lama Ruteng.jpg
Katerdal Ruteng (lama). Foto: Marcel Gual/Tajukflores.com

Kehadiran misionaris Eropa memiliki peran besar dalam memajukan berbagai bidang, terutama dalam dunia pendidikan, dari tingkat dasar hingga tinggi, melalui pendirian formal dan inisiasi pendidikan nonformal.

Gereja Katedral lama, dengan arsitektur khasnya dan sejarahnya yang kaya, menjadi landmark kota. Selain sebagai tempat ibadah, gereja ini juga menjadi saksi perkembangan Gereja Katolik di Manggarai.

Ruteng tidak hanya kaya akan warisan religius, tetapi juga menghidupi tradisi budaya. Beberapa komunitas, seperti komunitas beo, mempertahankan warisan leluhur, termasuk rumah adat dan unsur-unsur budaya lainnya. Ini mencerminkan keberagaman dan kekayaan budaya Manggarai yang terus dijaga dan dilestarikan di tengah perkembangan kota.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Marcel Gual

Editor : Alex K

Berita Terkait

Menjelajahi Akar Budaya Flores di Dapur Tara, Restoran Tradisional di Labuan Bajo
8 Resort Terbaik di Labuan Bajo, dari Ramah Budget hingga Mewah
Kopi Flores: Aroma Unik dan Cita Rasa Penuh Karakter Menawan Dunia
Pemerintah Genjot Investasi di Danau Toba Menuju Destinasi Wisata Premium
Pasar Ubud Bali: Surga Belanja Pecinta Seni dan Souvenir Unik
Resmi Dibuka! Grand Palma Pangandaran by Horison, Resort Bintang 4 dengan Fasilitas Lengkap
Parapuar, Gerbang Pesona Baru di Labuan Bajo
Pesona Kolam di Atas Awan Desa Wisata Wae Lolos Dekat Labuan Bajo
Berita ini 145 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Maret 2024 - 17:38 WIB

Perolehan Suara DPD RI Dapil NTT: Pendatang Baru Jadi Jawara, El Asamau Gagal ke Senayan

Selasa, 5 Maret 2024 - 13:34 WIB

BPOLBF Gandeng Bandara Komodo Genjot Kunjungan Wisatawan ke Labuan Bajo dan Flores

Selasa, 5 Maret 2024 - 12:37 WIB

Tingkatkan Keselamatan Pelayaran, KSOP Labuan Bajo Gelar Diklat BST untuk Masyarakat

Selasa, 5 Maret 2024 - 11:08 WIB

Polri Rekrut 10.000 Orang untuk Memperkuat Keamanan di Papua

Selasa, 5 Maret 2024 - 10:53 WIB

Kemenko PMK Usulkan Skema Besaran Bansos Berdasarkan Wilayah

Selasa, 5 Maret 2024 - 09:08 WIB

Demo di DPR Hari Ini, Polri Turunkan 3.929 Personel

Senin, 4 Maret 2024 - 22:13 WIB

Tak Perlu Tunggu Prabowo-Gibran, Pengusaha Dermawan di Kupang Beri Makan Siang Gratis ke Siswa SD

Senin, 4 Maret 2024 - 21:26 WIB

OJK Blokir 233 Pinjol Ilegal, Total Jadi 2.481 Sejak 2023

Berita Terbaru

Cara Melacak Nomor HP Tanpa Aplikasi

Tips & Trick

Terbongkar! Cara Melacak Nomor HP Penipu Tanpa Aplikasi

Selasa, 5 Mar 2024 - 15:06 WIB