Simbol Salib dan Iman Para Penakut

Selasa, 17 Oktober 2023 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tugu Pemandengan berbentuk delapan arah mata angin yang dianggap berbentuk salib, simbol umat Kristen. Foto: Istimewa

Tugu Pemandengan berbentuk delapan arah mata angin yang dianggap berbentuk salib, simbol umat Kristen. Foto: Istimewa

Tajukflores.com – Perlukah kita takut pada simbol salib? Atau lebih tepatnya, sesuatu yang dianggap menyerupai simbol agama Kristen?

Ini terjadi di Solo. Titik nol kota ini, persis di depan Balai Kota, diberi ornamen yang menggambarkan delapan penjuru mata angin. Entah melihatnya pakai kacamata seperti apa, ornamen tersebut dianggap menyerupai tanda salib. Itu pun kalau dilihat dari tampak atas.

Akibatnya protes terlontar dari beberapa kelompok masyarakat. Ujung-ujungnya, ornamen itu dipermak demi meredam keresahan.

Sungguh ajaib. Mengapa mesti sebegitu takutnya akan simbol? Kalaupun ornamen itu mirip salib, lalu kenapa? Di mana-mana toh kita juga bisa melihat gereja dengan segala simbolnya. Atau rumah ibadah agama lain. Apa bedanya?

Kalau mau ditilik, perancang ornamen ini seorang Muslim yang membayangkan delapan penjuru mata angin, bukan salib. Kalau sejak awal diketahui ini gambar salib, seharusnya Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo yang protes duluan, karena simbol agamanya diinjak-injak orang. Tapi toh tetap saja Pemkot Solo tunduk pada tekanan yang memprotes.

Baca Juga:  Mengenal Tradisi Wa`u Wae di Manggarai

Belum lama kita juga dengar ada makam dirusak karena ada simbol salib. Atau ketika pada suatu Natal, karyawan mal tak boleh pakai topi Santa.

Sungguh sulit memahami pemikiran di belakangnya. Apa kalau lihat tanda salib, umat Muslim langsung berdosa, kadar keimanan berkurang atau masuk neraka? Kenapa mesti begitu takut?

Yang juga perlu digarisbawahi adalah negara seharusnya berdiri di atas segala kelompok dan agama. Bukannya menyerah pada tekanan yang muncul.

Sumber: KBN

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Grace Seran

Editor : Alex K

Sumber Berita : KBN

Berita Terkait

Haruskah Doa Dilakukan secara Spontan?
Di Balik Layar Dirty Vote: Alasan Dandhy Laksono Ungkap Dugaan Kecurangan Pemilu
Viral! Suami Ketahuan Selingkuh di Indekos, Istri Pergoki Tanpa Busana
Gibran Dinilai Terlalu Agresif dalam Debat Cawapres, Netizen: Cringe!
Mengapa Orang Percaya Hantu: Antara Tradisi, Psikologi, dan Budaya
Ramai Soal Hantu Kuyang di Cileungsi Bogor, Ini 40 Jenis Hantu yang Ada di Indonesia
Heboh Hantu Kuyang di Cileungsi Bogor, Mitos atau Fakta?
Viral di TikTok, Ini Pengertian People Vanishing dan Contoh Kasusnya
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Februari 2024 - 22:29 WIB

Meninggal Dunia, Ini Kesan Andreas Pareira tentang Sosok Marselis Sarimin

Rabu, 28 Februari 2024 - 15:32 WIB

Warga Sumba Kerap Bikin Ulah di Bali, Tetua: Fokus Cari Makan, Jangan Kayak Orang Hebat!

Rabu, 28 Februari 2024 - 12:54 WIB

Komisi II DPR Sebut Pilkada Serentak 2024 Tetap Digelar pada November

Selasa, 27 Februari 2024 - 13:06 WIB

22 Titik Bencana Landa Manggarai Barat di Februari 2024, Warga Diminta Waspada

Selasa, 27 Februari 2024 - 12:38 WIB

Wolobobo Ngada Festival Masuk KEN 2024, Fokus Promosi Kopi Arabika Bajawa

Selasa, 27 Februari 2024 - 11:37 WIB

HUT ke-21 Manggarai Barat: Impian ‘Mabar Mantap’ hanya Jadi Pemanis Kampanye

Selasa, 27 Februari 2024 - 09:54 WIB

Dulu Berjaya Kini Layu Menguning Terkena Penyakit, Jerit Petani Pisang di Manggarai Barat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 12:39 WIB

Layanan Transportasi Online Maxim Hadir di Lobalain, Rote Ndao NTT

Berita Terbaru