Jakarta Ganti Status, Ini Akibatnya Bagi 8 Juta Warga

Selasa, 30 April 2024 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Tajukflores.com – Kota Jakarta resmi ganti status dari Daerah Khusus Ibu Kota menjadi Daerah Khusus Jakarta usai Presiden Joko Widodo atau Jokowi meneken UU DKJ. Apa akibatnya bagi warga Jakarta?

Akibat utamanya adalah warga Jakarta harus mengganti kartu identitasnya seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP). Terkait hal itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) memastikan penggantian KTP warga Jakarta tidak akan berpengaruh terhadap akses pada pelayanan publik.

Baca Juga:  Jokowi: Stok Beras dan Bahan Pokok Jelang Lebaran Aman, Harga Beras Turun

Kadis Dukcapil DKI Jakarta Budi Awaludin mengatakan, data atau identitas KTP penduduk yang sudah tercatatkan tidak akan berubah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tidak sama sekali, karena tidak berubah elemen data. Hanya perubahan nomenklatur saja dari DKI ke DKJ,” jelasnya, Selasa (30/4).

Baca Juga:  Soal Jokowi dan Gibran, PDIP Diminta Tegakan Aturan Partai dengan Tegas

KTP DKI Jakarta milik warga juga akan tetap berlaku selama proses penggantian secara bertahap. Budi menjelaskan, penggantian KTP warga DKI secara bertahap juga baru terjadi saat aturan Undang-Undang (UU) DKJ resmi berlaku.

“Jadi masih menunggu secara resmi UU DKJ bisa diterapkan,” kata Budi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Nick Tolen

Editor : Nick Tolen

Baca juga berita kami di:

Berita Terkait

Bupati Edi Endi: Apakah Kalau Tidak Bisa Diakses, Langsung Disimpulkan Tidak Lapor LHKPN?
Penjelasan Lengkap Bupati Mabar Edi Endi Soal Tudingan Tak Laporkan LHKPN Tahun 2023
Dituding Tak Laporkan LHKPN ke KPK Tahun 2023, Edi Endi: Saya Sendiri Kaget!
Kembali Berulah, KKB Bakar Bakar Belasan Kios dan Sekolah di Papua Tengah
Terjadi Lagi, Bus Pembawa Rombongan Study Tour Alami Kecelakaan
Viral Pj Bupati Kupang Marahi Pegawai ASN PPPK yang Swafoto: Saya Pecat Kalian Memang!
Polres Kupang Tarik Senjata Api Anggota untuk Cegah Aksi Polisi Koboi
Sesuai UU DKJ, Gibran akan Jadi Ketua Dewan Wilayah Aglomerasi, termasuk Jakarta
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Mei 2024 - 13:38 WIB

Calon Wakil Gubernur NTT Sebastian Salang Kunjungi Bolowolon Sikka, Dengarkan Keluh Kesah Warga

Selasa, 21 Mei 2024 - 13:31 WIB

Menantunya Gabung Gerindra Usai Dipecat PDIP, Jokowi Buka Suara

Selasa, 21 Mei 2024 - 13:13 WIB

DPR RI Terkesan Minta Kritik Publik Jelang Akhir Masa Jabatan, 5 Revisi UU Menuai Kontroversi

Senin, 20 Mei 2024 - 14:05 WIB

Undang Sebastian Salang, Anggota Muda PMKRI Cabang Maumere Dukung Seniornya di Pilgub NTT 2024

Senin, 20 Mei 2024 - 13:25 WIB

Silahturahmi dengan Warga Manggarai Timur di Maumere, Sebastian Salang Ungkap Masalah Korupsi di NTT

Minggu, 19 Mei 2024 - 19:57 WIB

Pernyataan Tegas Ketum Golkar soal Ridwan Kamil Maju Pilgub Jabar atau DKI Jakarta

Sabtu, 18 Mei 2024 - 20:45 WIB

Reformasi Birokrasi dan Pemberdayaan Pariwisata, Visi Thomas Dohu untuk Manggarai

Sabtu, 18 Mei 2024 - 13:12 WIB

Sahabat OASE Sikka Gelar Konsolidasi, Dukung Orias Petrus Moedak dan Sebastian Salang Pimpin NTT

Berita Terbaru