Nasib Hak Angket di Ujung Tanduk Usai MK Tolak Sengketa Pilpres, PDIP Hitung Kekuatan Parpol

Selasa, 23 April 2024 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Ahmad mengatakan partainya tengah menghitung kekuatan politik untuk membentuk hak angket di DPR RI.

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Ahmad mengatakan partainya tengah menghitung kekuatan politik untuk membentuk hak angket di DPR RI.

JakartaPDIP tengah menghitung kekuatan partai politik di DPR RI guna melanjutkan pembentukan hak angket untuk mengusut dugaan kecurangan Pemilu 2024. Langkah itu ditempuh PDIP usai Mahkamah Konstitusi (MK) menolak perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) atau Sengketa Pilpres 2024.

“Kita harus menghitung bagaimana kekuatan partai politik yang lain menyikapi soal hak angket ini. Mari kita tunggu perkembangannya dalam beberapa waktu ke depan ini,” kata Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Ahmad Basarah di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Senin (22/4) malam.

Baca Juga:  Ngaku Dapat Bisikan Gaib, Warga Blora Keliling Indonesia Sebar Ujaran Kebencian ke Etnis China

Basarah mengatakan untuk mendukung terlaksananya hak angket perlu didukung sejumlah fraksi di DPR.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi, dia tidak berada di ruang hampa, namun demikian ide gagasan untuk kemudian mematangkan hak angket itu terus kami lakukan di DPP PDIP,” ucap Basarah.

Baca Juga:  Bawaslu NTT Temukan 4 Pelanggaran Pemilu 2024, Ada ASN Jadi MC di Acara Gibran

Sebagai informasi, PDIP merupakan partai yang pertama kali mendorong hak angket untuk mengusut kecurangan Pemilu 2024. Ganjar Pranowo, capres yang diusung PDIP mendorong partai pengusungnya untuk membentuk hak angket di DPR.

PKB Kaji Ulang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Rayen Putra Perdana

Editor : Rayen Putra Perdana

Baca juga berita kami di:

Berita Terkait

Karyawan Swasta Wajib Tahu soal Aturan Cuti dalam UU Cipta Kerja
Menag Yaqut Perintahkan Dirjen Bimas Katolik Segera Dirikan Sekolah Menengah Katolik Negeri
Pemerintah Diminta Tunda Penerapan KRIS, RS Swasta Bakal Kerepotan
Menkes Budi: KRIS Tingkatkan Layanan Kesehatan, Mulai dari Maksimal 4 Orang Per Kamar
BKKBN Usul Anak Stunting Terima Makan Gratis, Prioritaskan Keluarga Berisiko Tinggi
RUU Penyiaran: Karpet Merah untuk KPI, Kreativitas Konten Kreator Terancam
Polemik Biaya UKT Perguruan Tinggi Naik, Komisi X DPR Usul Pembentukan Panja
Apa Itu KRIS Pengganti BPJS Kesehatan?
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Mei 2024 - 21:10 WIB

Lampu Jalan di Labuan Bajo Mati, Turis Terpaksa Pakai Senter di Malam Hari

Sabtu, 18 Mei 2024 - 15:22 WIB

Menag Yaqut Perintahkan Dirjen Bimas Katolik Segera Dirikan Sekolah Menengah Katolik Negeri

Sabtu, 18 Mei 2024 - 11:20 WIB

Pemerintah Diminta Tunda Penerapan KRIS, RS Swasta Bakal Kerepotan

Jumat, 17 Mei 2024 - 21:04 WIB

Deretan Insiden Tenggelam di Wae Racang Manggarai, Lokasi Angker?

Jumat, 17 Mei 2024 - 19:54 WIB

Serahkan SK, Bupati Ngada Minta Komitmen PPPK Guru dan Tenaga Kesehatan 2023

Jumat, 17 Mei 2024 - 17:44 WIB

Polsek Cibal Segera Evakuasi Korban Tenggelam di Wae Racang Desa Golo Lanak

Jumat, 17 Mei 2024 - 15:54 WIB

Serahkan SK PPPK 2023, Pesan Bupati Manggarai Barat: Jangan Menipu Pimpinan, Istri, atau Suami!

Jumat, 17 Mei 2024 - 15:50 WIB

Warga Desa Golo Lanak, Kecamatan Cibal Barat Tenggelam di Wae Racang

Berita Terbaru

Pesawat Jatuh

Berita Pilihan

Warga Ungkap Kejadian Sebelum Pesawat Jatuh di Serpong

Minggu, 19 Mei 2024 - 20:10 WIB