Kemensos Turunkan Tim Bantu Korban Trauma Longsor di Labuan Bajo

Selasa, 3 Desember 2019 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Sosial telah menurunkan tim pemulihan trauma untuk memberikan pendampingan psikososial bagi para korban bencana alam banjir dan tanah longsor di wilayah Labuan Bajo, Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Penanganan bencana alam yang terjadi Kabupaten Manggarai menjadi perhatian pemerintah pusat yang ikut menurunkan tim penanggulangan bencana ke Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. Kemensos juga telah menurunkan tim trauma healing ke daerah itu untuk mendampingi korban bencana yang mengalami trauma,” kata Kepala Pelaksana Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD), Provinsi Nusa Tenggara Timur, Thomas Bangke ketika dihubung di Kupang, Selasa (12/3).

Menurut dia, tim pemulihan trauma Kemensos sudah berada di Labuan Bajo, Ibu Kota Kabupaten Manggarai Barat sejak Minggu (10/3) untuk melakukan pendampingan terhadap para korban bencana alam yang mengalami trauma akibat bencana alam yang melanda daerah itu pada Kamis (7/3/2019) lalu.

Ia mengatakan, bencana alam yang melanda Kabupaten Manggarai Barat ini menyebabkan delapan korban meninggal serta ribuan warga mengungsi.

Para pengungsi saat ini menempati lokasi pengungsian di aula Kantor Bupati Manggarai Barat, Kapela Melo, Balai Desa Mancan Tangar serta sebagian warga mengungsi secara mandiri kerumah-rumah keluarga di desa-desa sekitar lokasi kejadian.

Tim pemulihan trauma dari Kemensos mulai melakukan pendampingan psikososial para korban yang mengalami trauma di beberapa lokasi pengungsian sehingga tidak mengalami trauma usai terjadinya bencana alam.

Baca Juga:  Kebakaran Bukit Teletubbies Taman Nasional Bromo, Roy Suryo Sebut Manajer WO Ceroboh dan Bodoh

“Para tim trauma healing dari Kemensos selalu siaga di posko bencana di Labuan Bajo dan rutin mendatangi lokasi pengungsian untuk memberikan pendampingan para korban bencana sehingga tidak lagi trauma,” katanya.

Menurut dia, kehadiran tim pemulihan trauma sangat dibutuhkan agar masyarakat yang menjadi korban bencana tidak lagi merasa trauma.

“Apabila psikologis para korban bencana sudah bisa dipulihkan maka dapat melakukan aktifitas secara baik pasca terjadinya bencana alam bahkan para korban bisa kembali ke rumahnya masing-masing,” demikian Thomas Bangke.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

Musik Kencang Ganggu Warga, Warkop Dekat Polres Mabar di Labuan Bajo Ditegur Polisi
Usai Pemilu 2024, Presiden Jokowi Bukan Kemungkinan Stop Penyaluran Bansos Beras
Kemenparekraf Gelar Rakornas Pemasaran Pariwisata di Pontianak, Dorong Sinergi dan Inovasi Menuju Target 2024
Perpres Publisher Rights Atur Kerja Sama Publisher dan Platform Media Sosial
Perpres Publisher Rights hanya Berlaku untuk Perusahaan Media yang Tercatat di Dewan Pers
Ratusan Rumah Rusak Akibat Angin Puting Beliung di Bandung dan Sumedang
Potret Siswa SMA Papua ‘Trada Kata Terlambat’ untuk Sekolah Tuai Pujian Netizen
Hantam Rancaekek Bandung, Kenali Beda Kekuatan Tornado dan Angin Puting Beliung
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:52 WIB

Musik Kencang Ganggu Warga, Warkop Dekat Polres Mabar di Labuan Bajo Ditegur Polisi

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:16 WIB

Kemenparekraf Gelar Rakornas Pemasaran Pariwisata di Pontianak, Dorong Sinergi dan Inovasi Menuju Target 2024

Jumat, 23 Februari 2024 - 07:56 WIB

Perpres Publisher Rights Atur Kerja Sama Publisher dan Platform Media Sosial

Jumat, 23 Februari 2024 - 06:56 WIB

Perpres Publisher Rights hanya Berlaku untuk Perusahaan Media yang Tercatat di Dewan Pers

Jumat, 23 Februari 2024 - 06:35 WIB

Ratusan Rumah Rusak Akibat Angin Puting Beliung di Bandung dan Sumedang

Kamis, 22 Februari 2024 - 22:25 WIB

Potret Siswa SMA Papua ‘Trada Kata Terlambat’ untuk Sekolah Tuai Pujian Netizen

Kamis, 22 Februari 2024 - 21:26 WIB

Hantam Rancaekek Bandung, Kenali Beda Kekuatan Tornado dan Angin Puting Beliung

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:04 WIB

NTT Mulai Terapkan Program Makan Siang Gratis untuk Pelajar SMA dan Guru

Berita Terbaru