Mimpi Basah selepas Subuh, Puasa Batal atau Tidak?

Sabtu, 30 Maret 2024 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Minimnya aktivitas seksual seringkali menjadi faktor pemicu mimpi basah. Foto ilustrasi

Minimnya aktivitas seksual seringkali menjadi faktor pemicu mimpi basah. Foto ilustrasi

Jakarta – Di bulan Ramadan, banyak umat Islam bertanya-tanya tentang hukum mimpi basah dan apakah itu akan membatalkan puasa seseorang?

Mimpi basah adalah fenomena alami di mana seseorang mengalami keluarnya air mani atau sperma saat tidur. Pertanyaan seputar mimpi basah menjadi perhatian karena adanya kekhawatiran apakah itu akan membatalkan ibadah puasa.

Baca Juga:  Jika Laporan di Polisi Tidak Diproses, Apa yang Harus Dilakukan?

Apa Itu Mimpi Basah?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mimpi basah terjadi ketika seseorang bermimpi tentang melakukan hubungan seksual, meskipun dalam beberapa kasus mimpi basah juga bisa terjadi tanpa adanya rangsangan seksual yang jelas.

Ini adalah proses fisiologis yang umum terjadi pada pria dewasa. Minimnya aktivitas seksual seringkali menjadi faktor pemicu mimpi basah.

Baca Juga:  Video Ceramah Diedit, Eks Wapres JK Ajak Umat Muslim Maafkan Pendeta Gilbert Lumoindong

Hukum Mimpi Basah Terhadap Puasa

Terkait dengan hukum mimpi basah dalam Islam, umumnya dianggap bahwa mimpi basah tidak membatalkan puasa seseorang.

Ini berdasarkan pada prinsip bahwa mimpi basah adalah sesuatu yang terjadi di luar kendali seseorang dan bukan merupakan perbuatan yang disengaja.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Rini Kurniati

Editor : DM

Baca juga berita kami di:

Berita Terkait

Bolehkan Berhubungan Suami Istri di Malam Takbiran Idul Fitri? Simak Penjelasan Buya Yahya
Daftar Lengkap 69 Paroki di Keuskupan Agung Jakarta Tahun 2024
Mahasiswa Program Doktoral Unair Dorong Perampasan Aset Koruptor tanpa Melalui Tuntutan Pidana
Presumption of Innocence vs Presumption of Guilty: Dilema Penegakan Hukum Pemilu di Sentra Gakkumdu
Jika Laporan di Polisi Tidak Diproses, Apa yang Harus Dilakukan?
Kripto dalam Perspektif Islam, Halal atau Haram?
Berita ini 21 kali dibaca