Ekonomi

Bupati Malaka Klaim Industri Garam Mulai Berkembang

Senin, 16/08/2021 19:14 WIB

Industri garam. Foto ilustrasi

Tajukflores.com - Bupati Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Simon Nahak mengatakan investasi pengembangan usaha yang mulai berkembang di daerah itu mampu meningkatkan kualitas garam lokal menjadi garam industri.

"Kehadiran indutri garam di Malaka sudah mulai menemukan manfaat dengan semakin berkualitasnya hasil produksi garam dari Malaka menjadi garam industri," kata Bupati Malaka, Simon Nahak, Senin, (16/8).

Hal itu diungkap Bupati Simon Nahak terkait capaian hasil pembangunan di Kabupaten Malaka menjelang peringatan Ulang Tahun ke-76 Republik Indonesia.

Simon Nahak optimistis, industri garam yang terus bertumbuh di daerah itu akan berkembang dan membawa manfaat bagi rakyat Malaka. Berdasarkan data ilmiah, kata Simon Nahak, kualitas garam di Malaka termasuk yang terbaik untuk dijadikan garam industri.

"Karena diarahkan menjadi garam industri, maka proses pembuatan garam di Malaka butuh waktu lebih lama guna mendapatkan kualitas garam yang sangat bagus," ujarnya.

Ia mengatakan, beberapa waktu lalu telah dilakukan uji coba produksi untuk mengetahui perkembangan kualitas garam dengan hasil yang positif.

"Para investor sedang fokus melakukan pembuatan meja garam masih terus berlanjut sampai beberapa waktu ke depan, sehingga bisa mendapatkan kualitas garam yang baik dan memenuhi syarat untuk garam industri yang berkualitas," kata Simon Nahak.

Simon Nahak mengapresiasi terhadap para investor garam di daerah itu yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal dalam melakukan investasi di daerah yang berbatasan dengan wilayah negara Timor Leste itu.

"Para investor tidak hanya mengikuti jadwal teknis tetapu juga mengikuti kearifan lokal seperti pengumpulan garam sebaiknya disertai kegiatan adat dan sebagainya," tegas Simon Nahak.

Ia mengatakan, pemerintah Kabupaten Malaka membutuhkan banyak invstor, karena selain untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga untuk mengerakan pembangunan ekonomi daerah.

"Setiap daerah berusaha meningkatkan kapasitas ekonomi daerahnya. Pajak dan retribusi antara lain didapat dari kegiatan usaha sehingga kami siap menerima investor untuk melakukan investasi di Malaka selama ikut aturan yang berlaku," tegas Simon Nahak.

Oleh : Grace Seran

Artikel Terkait