Hukum

Siswi SMP di Ngada Dirudapaksa Paman, Ketahuan Hamil Saat ke Tukang Urut

Jum'at, 10/09/2021 11:14 WIB

Ilustrasi korban pencabulan (Istimewa)

Tajukflores.com - Nasib nahas menimpa SL, seorang siswi SMP di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Remaja berusia 14 tahun itu dirudapaksa oleh pamannya sendiri hingga hamil.

Polisi sudah menangkap AM (52), seorang pria yang berprofesi sebagai petani. Penangkapan AM dilakukan berdasarkan laporan ke Polsek Soa.

"Laporan sudah kita proses. Korban sudah divisum dan diperiksa. Sementara pelaku sudah kita amankan dan kita tahan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Ngada, Iptu I Ketut Ray Artika, Jumat (10/9).

Saat diperiksa, korbanSL mengaku dirudakpaksa pelaku sekitar akhir bulan Januari 2021 lalu, saat menginap di rumah pamannya. Saa itu, SL bermaksud menemani anak dari pamannya.

Sekira pukul 24.00 Wita, AM mendatangi kamar korban yang sedang tidur dan mencabuli secara paksa. Kehamilan korban terungkap pada akhir Agustus lalu.

Korban yang selama ini tinggal dengan neneknya, RO (57), memberitahu kalau perutnya semakin hari semakin membesar pada Senin (30/8). Neneknya menyarankan kepada korban untuk ke tukang urut.

Ia kemudian diantar oleh kerabatnya W (30) ke rumah tukang urut YW (70) di desa Waepana, Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada pada Rabu (1/9). Saat itulah diketahui jika SL hamil.

Hal itu kemudian diberitahukan kepada neneknya. Sang nenek bersama keluarga lalu memeriksanya ke Puskesmas Soa untuk memastikan hal tersebut.

Korban pun akhirnya menceritakan siapa yang sudah menghamilinya. Hal itu membuat pihak sang nenek mendatangi Polsek Soa dan melaporkan kejadian tersebut.

 

Oleh : Grace Seran

Artikel Terkait