Paus Fransiskus Terbit Motu Propirio, Aturan Wajib Lapor Pelecehan Seksual Imam

Sabtu, 5 Oktober 2019 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paus Fransiskus pada Kamis (9/5/2019) menerbitkan Motu Propirio, aturan baru yang mewajibkan semua pihak yang mengetahui adanya pelecehan seksual di Gereja Katolik untuk melapor ke atasan mereka.

Kini, setiap keuskupan di dunia wajib memiliki sistem untuk menerima pelaporan kasus pelecehan seksual.

Aturan ini diterbitkan Vatikan menyusul skandal pelecehan seksual terutama terhadap anak-anak yang melibatkan para imam Gereja Katolik di seluruh dunia.

Motu Propirio adalah sebuah dokumen legal yang diterbitkan di bawah otorita pribadi Paus.

Dalam dokumen ini disebutkan, siapa saja yang mengetahui adanya kasus atau tersangka pelecehan seksual “harus melaporkanya ke gereja dengan menggunakan sistem yang mudah diakses.”

Di bawah aturan baru ini, mulai Juni 2020 semua keuskupan di dunia harus memiliki sistem pelaporan pelecehan seksual yang dilakukan para imam,penggunaan material pornografi, dan upaya menutupi kasus semacam ini.

Baca Juga:  Citayam Fashion Week Dinilai Jadi Ajang Promosi LGBT, Pemerintah Diminta Tak Kecolongan

Aturan baru ini berpotensi membuat Vatikan dibanjiri laporan pelecehan seskual karena peraturan baru itu berlaku surut. Artinya, siapa saja bisa melaporkan kasus-kasus lama dan pihak gereja tetap harus melayani.

“Dampaknya akan lebih terasa di luar Negara-negara Barat,karena Negara-negara seperti AS,Kanadaa,dan Eropa Barat sudah memiliki sistem pelaporan yang memadai,” kata pakar Vatikan, Jhon Allen seperti dikutip dari Kompas.com.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca juga berita kami di:

Berita Terkait

Tuntaskan Kesenjangan Riset Perguruan Tinggi, Kemendikbudristek Janji Benahi Universitas Swasta
Profil Pendeta Mell Atok yang Sebut Mualaf Dondy Tan sebagai Anak Setan
Heboh Kasus Plagiat Prof Kumba Digdowiseiso, Kemendikbudristek Bakal Evaluasi Jurnal Ilmiah yang Sudah Terbit
Ledek Israel, Menlu Iran Anggap Serangan Drone seperti Mainan Anak-Anak
Dikenakan Wajib Lapor, Polres Mabar Panggil Guru dan Orang Tua Pelajar SMK Terlibat Tawuran di Labuan Bajo
Mualaf Daud Kim Buka Suara Soal Tudingan Galang Donasi Bangun Masjid di Korsel Demi Konten
Begini Langkah Polres Mabar Cegah Tawuran Pelajar di Labuan Bajo
Permintaan Maaf Belum Berbuah Kepastian, Nasib 249 Nakes Manggarai yang Dipecat Ada di Tangan Bupati Hery Nabit
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 April 2024 - 18:04 WIB

Nonton Lovely Runner Episode 5 Sub Indo, Nuna Drama Dramaqu dan Bilibili Tidak Disarankan

Senin, 22 April 2024 - 14:50 WIB

Private Bodyguard Season 2: Akankah Terungkap Misteri di Balik Ending Menggantung?

Senin, 22 April 2024 - 04:09 WIB

Gratis Nonton Queen of Tears Episode Sub Indo Episode 14, Dramacute, Youwatch dan Dailymotion Dicari, Cek Link Streaming di Sini

Senin, 22 April 2024 - 02:36 WIB

Gratis Link Nonton Queen of Tears Episode 14 Sub Indo dan Eng Sub di Netflix, Drakorindo, Nuna Drama dan Bilibili Dicari

Minggu, 21 April 2024 - 11:59 WIB

Sinopsis Cinta Untuk Guddan ANTV Hari Ini 21 April 2024: Cinta dan Kehamilan Mengubah Segalanya di Diwali

Sabtu, 20 April 2024 - 22:57 WIB

Gratis Link Nonton Queen of Tears Episode 13 Sub Indo di Drakorindo

Sabtu, 20 April 2024 - 13:40 WIB

Pecinta Drakor Siap Baperan, Ini Daftar Drama Korea yang Tayang Bulan Mei 2024

Jumat, 19 April 2024 - 22:58 WIB

Nonton Queen of Tears Episode 13 Sub Indo, Drakorindo dan Bilibili di Cari

Berita Terbaru